HomeDaerahNusa Tenggara

Pekerjaan Lapen Lintas Kenamoen–Maioe Diduga Gunakan Sertu Berlumpur, PUPR Rote Ndao Lalai?

Pekerjaan Lapen Lintas Kenamoen–Maioe Diduga Gunakan Sertu Berlumpur, PUPR Rote Ndao Lalai?

ROTE NDAO, SUARADEWAN.com — Proyek Jalan Lapisan Penetrasi (LAPEN) Lintas Jalan Kenamaoen-Maeoen Kecamatan Landuleko Kabupaten Rote Ndao, NTT diduga menggunakan material tak sesuai spesifikasi teknis, Dinas PUPR Rote Ndao diminta untuk serius melakukan pengawasan.

Proyek Jalan Lapisan Penetrasi (LAPEN) yang bersumber dari anggaran negara sebesar Rp.6.313.544.000 (Enam Milyar Tiga Ratus Tiga Belas Juta Lima Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah) termasuk PPN 10% tersebut seharusnya dikerjakan sesuai spesifikasi teknis agar tak terkesan asal jadi, sehingga berkualitas dan memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.

Dari hasil Pantauan wartawan Media ini pada Selasa (10/8/2021) siang di lokasi Proyek, kegiatan Proyek Jalan Lapen terlihat menggunakan sertu hitam lumpur dan sertu merah. Padahal pekerjaan Lapisan jalan (Lapen) merupakan lapisan perkerasan yang terdiri atas agregat pokok yaitu sertu dan agregat pengunci bergradasi seragam yaitu batu diikat oleh aspal, sehingga jalan tersebut berkualitas (kuat).

Baca Juga:  Banyak Kejanggalan, DPRD Rote Ndao Minta Aparat Tindaklanjuti Kerusakan Bendungan Olakayo

Pekerjaan proyek Lapen di Jalan kenamaoen – maeoen yang teletak di dua Desa, Desa (desa sotimori) – maeoe menuju Desa Pukuafu Kecamatan Landuleko terkesan asal jadi, Pasalnya Proyek yang mulai dikerjakan pada bulan Mei 2021 s/d November 2021 menggunkan material sertu berlumpur yang diduga tidak sesuai Spek.

“Jika material yang digunakan menggunakan sertu lumpur pasti jalan tersebut tidak berkualitas,” kata sumber yang tidak ingin disebut namanya (12/8).

Yang patut disesalkan, terpantau di lapangan pekerjaan jalan lapen yang menelan anggaran Enam Miliyar lebih ini tanpa pengawasan dari pihak dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao.

Adapun pihak kontraktor dari PT. Tunas Baru Abadi melalui Direkturnya saat dikonfirmasi Wartawan media ini terkait proyek yang menggunakan material sertu lumpur, dan penggunaan material terkesan asal jadi itu, Finus Fanggidae menjawab pertanyaan terkesan emosional.

Baca Juga:  Kejari Rote Ndao Tegaskan Tidak Pernah Minta Sejumlah Uang Kepada Pihak Manapun

“Kamu ada peggang spek situ?,” lu tunggu beta (saya) turun rote lu habis,” kata dia.

Wartawan media ini mencoba bertanya kembali lagi kepada Finus Fanggidae, “saya habis dalam hal apa to’o (Om), dengan spontan Finus Fanggidae lansung mematikan Selular miliknya tanpa pamit.

Pantauan media ini lokasi proyek pekerjaan Jalan lapen sesuai papan informasi terpampang, Program Penyelenggaraan Jalan, Kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/ Kota Pekerjaan: Peningkatan Ruas Jalan Kenamaoen-Maeoe (Lapen) Dak Reguler) dengan No. Kontrak: 15 Mei 2021.

Dan Waktu Pelaksanaan pekerjaan 180 Hari Kalender, terhitung tanggal 15 Mei tahun 2021 S/D tanggal 10 November 2021, penyedia PT. Rotendo Permai Konsultan Pengawas: Cv. Reguler Sumber Dana: Dak Reguler Tahun Anggaran 2021. (Dance Henukh)

COMMENTS

WORDPRESS: 2
DISQUS: 0