Pelaku Penyebar Hoax Suruhan Rizieq Shihab?

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Beredar video di media sosial bertajuk Asal Mula Indonesia Bertabur Hoax. Di video yang berdurasi 0,59 detik tersebut menampilkan Rizieq Shihab sebagai penginstruksi berita-berita hoax. Pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini yang menyeru kepada semua kalangan, terutama kepada aktivis FPI, untuk bersatu memviralkan berita-berita hoax.

“Jadi, anak-anak muda, jangan tinggalkan medsos (media sosial), saudara-saudara. Gunakan akun-akun Anda, twitter, facebook, internet, semuanya,” tegasnya.

“Takbir! Setuju? Siap menangkan perang medsos?” tambahnya.

Hasilnya, media sosial kini penuh dengan berita-berita hoax. Tanpa klarifikasi, berita-berita yang tak bertanggung jawab tersebut berhasil membentuk opini publik. Salah satu contohnya misalnya kasus penembakan yang menudin dilakukan oleh sniper (juru tembak jarak jauh) untuk Rizieq.

Baca Juga:  Diperiksa 7 Jam, Habib Rizieq Sebut Barang Bukti Hasil Editan

“Sekitar sebulan yang lalu, ada penembakan tersebut, sengaja saya rahasiakan,” terang Rizieq membenarkan.

Padahal, jika dilihat fakta lapangannya, bekas tembakan sniper tersebut hanya menyisahkan retakan kaca.

“Sniper macam apa? Masa kaca hanya retak?” demikian pertanyaan untuk pernyataan Rizieq tersebut.

Berita-berita hoax lainnya yang juga disebar ke berbagai medsos adalah chat Kabin dengan Kapolri terkait bom bunuh diri Kampung Melayu yang menuding Jenderal Tito Karnavian sebagai aktor perekayasa.

Bahkan tak tanggung-tanggung, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla juga ditampilkan sebagai pihak yang seolah membenarkan bahwa kasus Rizieq Shihab adalah bentuk kriminalisasi ulama.

Baca Juga:  Eks Napiter Kecam Aksi Pengumpulan Massa HRS

“Jusuf Kalla: Habib Rizieq Merupakan Korban Kriminalisasi oleh Kepolisian,” demikian tajuk dalam salah satu berita hoax-nya yang di-tweet oleh akun @anti_densus88.

Video berdurasi 0,59 detik tersebut juga mencamtumkan nama-nama akun penyebar hoax, seperti mahadewi161 dan suararakyat_23 (akun instagram), serta @HABIBRIZIEQFPI dan Muslim Cyber Army (akun twitter).

Dan kini, satu persatu dari penyebar hoax itu berhasil ditangkap, di antaranya yang berinisial ARP dan HP. Namun sayang, oknum penyebar hoax tak diakui sebagai bagian dari FPI. Mereka justru ditinggalkan.

“Polisi Tangkap Admin muslim_cyber1, FPI: Bukan Anggota FPI,” beritanya. (ms)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90