HomeADVERTORIAL

Pemdes Badaro Gelar Pelatihan Konvergensi Stunting Dalam Penerapan Aplikasi eHDW Dan Pengisian Scorecard

Pemdes Badaro Gelar Pelatihan Konvergensi Stunting Dalam Penerapan Aplikasi eHDW Dan Pengisian Scorecard

BOLTIM, SUARADEWAN.com — Pemerintah Desa Badaro, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (31/05) menggelar Pelatihan Pencegahan Stunting.

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU), dan diikuti oleh para kader Posyandu dan Kader pembangunan manusia (KPM).

Pelatihan ini melibatkan Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat Desa Ridwan Arasj dan Rully Halaa Sebagai TA Pelayanan Sosial Dasar.

Kepala Desa Badaro Marten Surentu mengatakan, kegiatan pelatihan kanvergensi Stunting dalam penerapan aplikasi eHDW dan pengisian scorecard tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap para peserta dan bersifat antisipasi penanganan stunting.

Baca Juga:  Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Calon PPPK Guru Boltim Tahap II Tahun 2021

Kegiatan yang bersifat pemberdayaan bagi kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia ini menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahap I Tahun 2021.

“Aplikasi eHDW ini dikembangkan untuk membantu desa dan KPM dalam memfasilitasi Konvergensi pencegahan Stunting di desa, sebagai solusi digital yang mempermudah desa dan KPM dalam pengumpulan data, pemantauan, pencatatan, dan pelaporan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sambangi Setiap Puskesmas Di Boltim, Bupati Sachrul: Pelayanan Kepada Masyarakat Harus Lebih Maksimal

Marthen juga menambahkan bahwa kader Posyandu dan KPM akan menjadi ujung tombak dalam penanganan kasus stunting, gizi buruk atau kurang gizi pada bayi dan balita. Kader Posyandu dan KPM menjadi bagian penting karena paling intens barsentuhan langsung dengan anak-anak di Posyandu.

“Jadi para kader ini menjadi pendeteksi dini dilapangan bilamana memang ada kasus, makanya mereka diutamakan mendapatkan pembekalan ilmu,” ungkapnya. (ADV/DM)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0