HomeDaerahTangerang Raya

Pemkot Tangsel: Bentuk Kerjasama di Markas Militer Bukan Sewa

Pemkot Tangsel: Bentuk Kerjasama di Markas Militer Bukan Sewa

TANGSEL, SUARADEWAN. com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) membantah adanya tudingan kerjasama yang dibangun dengan Arhanudri 1/1 Kostrad dalam bentuk sewa.

“Kami tidak menyewa tempat, karena memang tidak ada anggaran untuk menyewa. Jadi kita hanya meminta difasilitasi tempat saja (Aula). Tidak benar apa kata ajat, dia tidak tahu apa-apa, nanti saya akan tegur dia,” kata Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (Kabag ULP) Pemkot Tangsel Deden Deni, di Aula Arhanudri 1/1 Kostrad, Jalan Raya Serpong No. 8 Serpong Utara, pada Jum’at (18/7).

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Akan Klarifikasi Proses Lelang Di Markas Militer, Sekda: Saya Belum Tahu

Hal serupa dikatakan oleh Wakil Komandan Batalyon Arhanudri 1/1 Kostrad Mayor Sabdho Aji Wibowi, menurutnya, tidak ada sewa dalam bentuk kerjasama yang dibangun.

Dokumentasi Surat SOP Pembuktian Kualifikasi

“Tidak sewa, kami hanya fasilitasi tempat dan penjagaan sesuai permohonan yang diajukan saja,” tegasnya.

Baca Juga:  Sebanyak III Paket Konstruksi Kota Tangsel Kembali Digelar di Markas Militer, TNI : Tidak Ada

Sementara itu, sebelumnya, pada Jum’at (28/7), tepatnya pada saat SuaraDewan.com mencoba mengkonfirmasi pihak terkait, dalam hal ini Kepala Bagian Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Ajat yang mengaku sebagai staff Deden Deni. Saat ditemui di Gedung III Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangsel, Lantai III Ajat menuturkan, bahwa bentuk kerjasama yang dibangun oleh keduanya adalah dalam bentuk sewa.

“Bentuk kerjasama kami ya sewa,” jelasnya. (fn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0