HomeDaerahPulau Jawa

Peringati May Day, Buruh se-Jabar Serukan 10 Tuntutan

Peringati May Day, Buruh se-Jabar Serukan 10 Tuntutan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Menjelang peringatan hari buruh sedunia atau May Day yang jatuh pada setiap 1 Mei, Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) telah menyiapkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Ketua Federasi Serikat Pekerja wilayah Jawa Barat, Muhamad Sidarta menyatakan peringatan puncak May Day akan digelar di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat dan rencananya akan diikuti sekitar 6 sampai 10 ribu buruh dari wilayah Jawa Barat.

Baca Juga:  Lima Fakta Menarik di Balik Aksi May Day 2018

Berikut 10 tuntutan yang akan mereka suarakan:

Pertama, menolak rencana revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Kedua, Buruh juga meminta pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan karena dinilai bertentangan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.

Ketiga, meminta pembatalan upah minimum provinsi Jawa Barat 2017.

Keempat, mendesak Gubernur Ahmad Heryawan bertindak terkait masalah kebuntuan perundingan upah minimum sektoral industri dan jasa di Kabupaten Karawang, Purwakarta, serta Kota Bandung.

Baca Juga:  Serikat Buruh: Presiden Dijorokin Menteri Ekonominya Lewat Perpres TKA

Kelima, pemberlakuan struktur dan skala Upah sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 1 tahun 2017,

Keenam, menolak sistem magang kerja yang tidak sesuai aturan.

Ketujuh, menolak tenaga kerja asing untuk pekerja Lokal.

Kedelapan, meminta pelaksanaan sertifikasi bagi pekerja lokal untuk melindungi diri dari serbuan pekerja asing,

Kesembilan, perbaikan layanan kesehatan.

Terakhir, buruh meminta aparat untuk menegakkan hukum perburuhan untuk melindungi pekerja yang semakin rentan posisinya. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: