HomeHankam

Pernyataan Sikap Forum Masyarakat Sulsel Perajut NKRI

Pernyataan Sikap Forum Masyarakat Sulsel Perajut NKRI

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Forum Masyarakat Sulsel Perajut NKRI merupakan forum warga yang di dalamnya terdiri dari berbagai suku di Sulawesi Selatan, seperti Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Dalam eksistensinya, keutamaan forum ini adalah menjaga marwah untuk tetap menjadi pilar pemersatu NKRI dan kebhinekaan.

Dewasa ini, gerakan-gerakan dan ucapan-ucapan bernada kebencian (hate speech) kian menggeliat. Tak jarang aksi-aski tersebut dibungkus dengan simbol-simbol indah berupa agama, yang kesemuanya hanya berujung pada upaya pemecahbelahan bangsa.

Realitas itulah yang kemudian memaksa Forum Masyarakat Sulsel Perajut NKRI untuk kembali menyuarakan aspiranya. Terlebih upaya pemecahan itu kian nyata, yang salah satunya adalah merebaknya perusakan nama baik Wakil Presiden Jusuf Kalla, baik sebagai negara maupun sebagai warga yang notabene berasal dari Sulsel.

Dalam pernyataan sikapnya, Forum Warga Sulsel Perajut NKRI ini menyeru kepada semua komponen bangsa untuk berhenti melakukan pemecahah-belahan dalam berbagai bentuknya. Melalui koordinatornya, Said Didu menerangkan bahwa etnis Bugis Makassar yang jumlahnya hampir 16 juta jiwa di Nusantara sangat menjunjung tinggi NKRI.

Baca Juga:  PBNU: Hina Pancasila dan UUD 45, Hina Para Ulama

“Kami warga yang berasal dari Sulsel menyatakan bahwa kami sangat berkepentingan atas utuhnya NKRI dan stabilnya keamanan dan politik serta terwujudnya pertumbuhan ekonomi,” terangnya dalam pernyatan sikap.

Adapun alasan mengapa seruan itu menjadi kepentingan utama warga Sulsel, dikarenakan secara geografis warga Sulsel berada di seluruh wilayah dan pelosok Indonesia. Dan secara kultural, mereka juga telah menyatu secara kultur dengan seluruh etnis yang ada di NKRI, baik melalui akulturasi budaya maupun lewat perkawinan.

“Secara ekonomi, kami warga Sulsel yang sebagian besar bekerja sebagai saudagar, petani, dan berbagai profesi lain di seluruh Indonesia menjadi pejuang-pejuang pertumbuhan ekonomi dan penampung tenaga kerja di daerah tempat kerja masing-masing dengan prinsip di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” lanjutnya.

Baca Juga:  ABG Jogja Lebarkan Sayap Jaga NKRI, Harjo: Kami Mendukung

Sementara secara politik, warga Sulsel berada di hampir semua kelompok masyarakat, termasuk pada Partai Politik. Sehingga sudah terbiasa dengan perbedaan dan senantiasa tumbuh untuk saling menghormati.

“Adalah praktik bernegara yang buruk apabila ada usaha-usaha memecah belah kedua pemimpin negara, dengan terus-menerus mendeskreditkan Wakil Presiden,” tambahnya menanggapi isu penyerangan atas JK.

Karena forum ini berposisi sebagai perajut NKRI, maka ia pun senantiasa menempatkan diri untuk selalu menjadi benteng menjaga kesatuan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Meminta semua pihak menghentikan gerakan-gerakan dan ucapan-ucapan yang berpotensi memecah belah bangsa walaupun dibungkus dengan kata-kata indah atau simbol-simbol yang manis,” tutupnya. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: