Pesan Anies untuk Relawan: Lupakan Politik Masa Lalu, Jangan Ikut Menjelek-jelekkan

Jakarta, SUARADEWAN.com Anies memang dikenal sebagai sosok yang selalu rapi dalam menyampaikan sesuatu. Meskipun, kelebihan itu bagi sebagian orang dianggap sebagai hal yang negatif: hanya bisa bicara.

Dalam unggahan instagramnya, Senin (21/11)22), Mantan Gubernur DKI Anies Baswedan kembali menyampaikan pesan-pesan politiknya dengan cara yang tertata di hadapan para relawan, pendukungnya.

Anies menyampaikan bahwa dirinya dan pendukungnya bukan kelompok yang memecah belah, seperti yang dituduhkan oleh lawan politiknya.

“Buat semua para  relawan mari kita pastikan bahwa kita bukan rombongan yang memecah belah, kita rombongan yang mempersatukan. Jangkau semuanya, tidak perlu menjelekkan siapa pun, yang menjelekkan biasanya sedang jelek. Kalau yang sudah baik, tidak perlu menjelekkan yang lain, tunjukkan kebaikannya. Kalau sudah baik buat apa menjelekkan?,” ungkap Anies dalam video yang diunggah dalam akun instagram pribadinya.

Baca Juga:  Anies Baswedan Akui Masih Banyak Warga DKI Belum Dapat Bansos

Dia mengaku, bahwa kata-katanya yang selalu positif adalah bukti bahwa dirinya adalah sosok yang positif.

“Kenapa kalau bicara positif? ya karena insyaallah kitanya positif. Kalau yang bicara negatif berarti dia sedang negatif, ” ujar Anies.

Bahkan Anies menghimbau para relawannya, untuk tetap menjaga spirit persatuan dan agar tidak ikut-ikutan mempromosikan perpecahan dengan menjelek-jelekkan yang lain.

“Buat seluruh relawan jangan terbawa ikut-ikutan menjelekkan. Kalau kita dijelekkan, jawab  assalamualaikum gitu saja. Tidak usah khawatir. Dan sampaikan pada semua bahwa kita ingin bersatu, kita ingin bekerja bersama dan ini adalah ikhtiar untuk semuanya,” tegasnya.

Dia juga menegaskan pesan-pesannya, agar pendukungnya tidak perlu mengirim pesan-pesan negatif, alih-alih menyebarkan hoks.

“Satu, jangan menjelekkan siapa pun; Jangan mengirim pesan yang negatif. Yang kedua, bawa rekam jejak. Dan jangan pernah ikut-ikutan menyebarkan hoks, kita tunjukkan perjuangan kita adalah perjuangan bebas dari hoks; perjuangan yang membawa pesan-pesan yang kredibel, pesan-pesan yang bisa dipercaya. Itulah yang akan kita bawa sama-sama,” pesan Anies untuk para pendukungnya.

Baca Juga:  KPK: Korupsi Musuh Terbesar Pelaksanaan HAM di Indonesia

Anies menutup pesannya dengan mengajak para relawan untuk tidak berkotak-kotak dengan cara menjangkau semua lapisan masyarakat, serta tidak perlu mengingat peta politik masa lalu, baik pilpres maupun pilkada.

“Lalu pesan berikutnya untuk semua, mari kita jangkau semua, lupakan peta masa lalu, lupakan pemilu atupun pilkada, apa pun yang yang pernah terjadi, kita sekarang sama-sama ingin membangun Indonesia yang lebih baik dan semua diajak untuk berada di barisan ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

banner 728x90