HomeSosmed

Pesan Damai BNPT: Mari Jadikan Idul Fitri Sebagai Momentum Deradikalisasi Diri

Pesan Damai BNPT: Mari Jadikan Idul Fitri Sebagai Momentum Deradikalisasi Diri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Hari ini umat islam seluruh dunia  merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Perayaan Idul Fitri inilah diharapkan menjadi momentum bagi umat Islam untul mensucikan diri dari radikalisme dan terorisme yang bertujuan merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri ini diharapkan dijadikan momentum untuk seluruh komponen kebangsaan untuk melakukan deradikalisasi diri, diman puncak deradikalisasi diri seseorang di hari fitri ini adalah ucapan dan tindakan memaafkan.

Sebagaimana telah diketahui bersama radikalisme dan terorisme adalah momok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Apalagi ancaman terorisme itu saat ini benar-benar nyata dengan keberadaan kelompok militan ISIS. Bahkan tidak hanya di Suriah dan Irak, kini ISIS telah melebarkan sayap ke Filipina Selatan.

Baca Juga:  Ratusan Daiyah Fatayat NU Siap Lawan Radikalisme

“Dengan Idul Fitri inilah kita kembali sucikan diri pengaruh radikalisme dan terorisme dengan kembali ke Islam yang rahmatan lil alamin. Dengan Idul Fitri ini kita tingkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa demi keutuhan NKRI,” ujar Kiai Nasarudin Umar di sela-sela FGD Aplikasi Getar Media di Jakarta, oleh BNPT beberapa waktu lalu (19/6/2017).

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui akun officialnya di twitter @BPTRI mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang jatuh pada hari ini dengan mengajak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum deradikalisasi diri, melalui unggahan video menarik berikut ini: 

Baca Juga:  Hadapi Terorisme, BNPT Ungkap Strateginya di Forum Internasional

https://twitter.com/BNPTRI/status/878839962895958020

Melalui Pesan Damai BNPT menyampaikan bahwa “Upaya Deradikalisasi diri dilakukan dengan menanggalkan tindakan negatif, mulai dari dendam, amarah, dengki, sombong, fanatisme, dan perasaan selalu benar sendiri”. 

“Sikap-sikap tersebut sering jadi pendorong seseorang menjadi radikal. Seseorang yang meraih kemenangan di hari raya adalah mereka yang sukses melakukan deradikalisasi diri di hari fitri adalah ucapan dan tindakan memaafkan, tindakan maaf adalah jalan lebar untuk meraih perdamaian. Dan memaafkan adalah daya dorong seseorang untuk berpandang optimis ke depan, hilangkan sikap negatif dalam diri menyambut hari raya idul fitri”.

https://twitter.com/BNPTRI/status/878903664806551552

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1