HomeHukum dan HAM

Polda Jawa Barat Catat 15 Kasus Penyerangan Terhadap Ulama, Hanya 2 yang Terbukti

Polda Jawa Barat Catat 15 Kasus Penyerangan Terhadap Ulama, Hanya 2 yang Terbukti

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat ada 15 kasus penyerangan terhadap ulama yang pelakunya diduga orang gila. Namun dari jumlah tersebut hanya dua yang terbukti, sisanya hoax.

“(Kasus) banyak ada 15 semuanya. 15 itu satu (kasus penyerangan) Ustaz Prawoto, (KH) Umar Basri (Cicalengka). 13 (lainnya) itu hoax semua. Seperti di Cimahi, Sukabumi, Garut, Bogor dan Cirebon,” kata Kapolda Jabar Agung Budi Maryoto di Kantor PP Persis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Jumat (23/2).

Agung menungkapkan sudah ada tujuh orang yang ditangkap diduga sebagai pelaku penyebar hoax penyerangan ulama. Saat ini para pelaku tengah menjalani pemeriksaan.  “Sudah kita tangkap ada tujuh orang (terkait hoax penyerangan ulama),” ucapnya.  Untuk motifnya sendiri, kata Agung, para pelaku mengaku hanya iseng. “Tapi masa iseng begitu. Akan tetapi kalau ada unsur sengaja akan kita proses. Seperti yang bikin lingkaran-lingkaran di rumah itu,” ujar Agung.

Baca Juga:  Innalillahi Wainnailahirojiun, Indonesia Kembali Berduka

“Mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas, artinya kalau menerima berita di media sosial jangan langsung percaya. Dikonfirmasi dulu oleh kepolisi dan tentara. Kalau tidak benar jangan diteruskan jangan disebarkan lagi,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sejak awal tahun terjadi rentetan kasus penyerangan pada tempat-tempat ibadah dan tokoh agama. Sebagian besar kasus – kasus tersebut pelakunya diduga memiliki gangguan kejiwaan.

Baca Juga:  Wakapolri Komjen Syafruddin: Tegaskan Keamanan Terhadap Pemuka Agama Dijamin

Seperti kasus penganiayaan terhadap pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri. Pimpinan pondok pesantren itu menjadi korban penganiayaan usai melaksanakan shalat subuh di masjid.

Tidak berselang lama, muncul kasus penyerangan yang menyebabkan meninggalnya Komando Brigade PP Persis Ustaz Prwoto pada Kamis (1/2) pagi. Prawoto mengalami luka parah dan sempat dirawat di RS Santosa Bandung sebelum akhirnya meninggal pada sore di hari yang sama. (af)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: