HomeDaerahSulselrabar

Polda Sul-Sel: Kalau Tetap Digelar, 2.500 Personel Siap Bubarkan Acara HTI

Polda Sul-Sel: Kalau Tetap Digelar, 2.500 Personel Siap Bubarkan Acara HTI

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) rencananya akan kembali menggelar kegiatan Masirah Panji Rasullulah SAW. Kali ini, rangkaian kagiatan tersebut akan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 16 April 2017 mendatang.

Namun pihak kepolisian enggan mengeluarkan surat izin kegiatan dengan pertimbangan keamanan. Selain itu, beberapa instansi terkaitpun tidak mengizinkan kegiatan tersebut digelar.

“Polda Sulsel tolak kegiatan tersebut karena dalam surat izin kegiatan tidak ada rekomendasi pihak pemerintah, bahkan Polda tolak izinnya karena penanggung jawab tidak jelas,” terang Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani Sabtu (15/4/17).

Secara tegas, Dicky menuturkan, kegiatan tersebut bisa dibubarkan secara paksa karena tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian sebagai penegak hukum.

“Kami akan membubarkan jika acara itu digelar karena mereka tidak kantongi izin resmi dari kami dan memang instansi lain juga tidak mengizinkan,” tandasnya.

Dicky menuturkan, sebanyakk 25 ribu personil keamanan gabungan yang terdiri dari Polda Sulsel dan Polresta Makassar telah disiapkan untuk membubarkan kegiatan yang rencana akan diikuti 50 ribu anggota HTI se- Sulsel.

“Jadi 2500 personel itu untuk jaga-jaga kalau mereka tetap melaksanakan acara tersebut, ini juga antisipasi bentrok bagi organisasi atau massa yang menolak acara tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian penolakan kegiatan HTI di sejumlah tempat juga terjadi. Seperti penolakan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Sulawesi Barat, dan sejumlah tempat lainnya.

Alasannya, karena  kegiatan yang mengusung tema Khilafah Kewajiban Syar’i tersebut membahayakan dan merongrong empat pilar bangsa, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: