HomeHukum dan HAM

Polisi Abaikan Saran IPW Agar Minta Maaf ke Rizieq

Polisi Abaikan Saran IPW Agar Minta Maaf ke Rizieq

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Penyelesaian kasus dugaan konten pornografi dengan tersangka pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab masih dalam proses. Pasalnya, Rizieq yang saat ini dikabarkan masih berada di Arab Saudi belum dapat dipastikan kepulangannya ke Indonesia. Upaya polisi untuk memulangkan Rizieq hingga saat ini pun belum membuahkan hasil.

Sehubungan dengan itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menanggapi hal tersebut. Neta menyarankan pihak kepolisian agar meminta maaf dan melakukan rekonsiliasi dengan Rizieq. Hal ini tak lain untuk mereda keadaan genting.

Baca Juga:  Periksa Tiga Pentolan GNPF MUI, Polisi kantongi Info Penting Soal Makar

“Jika ditanya apa yang harus dilakukan polisi dalam kasus ini, jawabannya adalah Polda Metro Jaya harusnya introspeksi dan minta maaf pada Rizieq dan kemudian rekonsiliasi,” kata Neta.

Terhadap saran tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan menolak. Kata dia, polisi akan terus maju menyelesaikan kasus tersebut dan akan mengajukan ke penuntut umum.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan internal kepolisian dan menyelesaikan berkas-berkas yang dinyatakan belum lengkap oleh pihak kejaksaan beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Kapolda Metro Jaya : Kampanye di Masa Tenang Bisa Dipenjara 3 Bulan

“Datanya apa, datanya gimana? Kita pokoknya maju terus menyelesaikan kasus ini, kita ajukan penuntut umum,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat 16 Juni 2017.

Sementara, berkas permohonan penerbitan red notice untuk Rizieq Syihab ditolak karena permintaan tersebut tidak memenuhi syarat secara hukum. Dan saat ini telah dikembalikan ke penyidik Polda Metro Jaya. (ms/te/cn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: