HomeDaerahPulau Jawa

Polisi Bekuk Komplotan Penyebar Proposal Bantuan Fiktif

Polisi Bekuk Komplotan Penyebar Proposal Bantuan Fiktif

SLEMAN, SUARADEWAN.com – Komplotan penipuan dengan modus menyebar proposal bantuan di Yograkarta berhasil dibekuk oleh satuan petugas dari Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY.

Kasatreskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menyebut, komplatan ini dibekuk karena menyebar proposal bantuan dana untuk kegiatan bakti sosial (Baksos) fiktif di Gedung Serba Guna Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta.

“Komplotan ini mengatasnamakan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Kabupaten Sleman,” ujar AKP Sepuh Sirega, Rabu (29/3/17).

Dalam aksinya, lanjut Sepuh, mereka menyebarkan proposal fiktif untuk meminta bantuan dana. Aksi ini sudah dilakuan sejak 2010 di sejumlah daerah. Di wilayah DIY, komplotan ini sudah beroperasi sejak 2010.

Namun kasus yang diungkap di di Gedung Serba Guna Bangunkerto, baru dijalankan dari bulan Januari lalu.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah bukti dana hasil penggalangan bantuan dari donatur, dan sejumlah dokumen proposal fiktif, daftar penyumbang, stempel PPDI yang dipalsu, dan 50 paket sembako dari sumbangan donator.

“Selama melakukan aksinya menyebar proposal sejak Januari 2017. Komplotan ini mampu meraup dana dari para donatur sebesar Rp37 juta. “Namun dari barang bukti yang berhasil diamankan hanya Rp4 juta,” ucapnya.

Keempat pelaku penipuan yakni Sudarno, 55, warga Karangsewu, Galur, Kulon Progo, Catur Ari Wibowo, 35, warga Tegalmojo, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Wawan P, 33, warga Pogunglor, Sinduadi, Mlati, Sleman dan Michael Hermawan, 25, warga Bendasari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Para pelaaku dijerat dengan Pasal 263 KUHP dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman enam tahun penjara. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: