Praktik Pungli Akibat Penyalahgunaan Wewenang

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Praktik Pungutan Liar (Pungli) di berbagai tempat dan instansi menjadi hal yang meresahkan bagi masyarakat. Apalagi jika praktik ilegal itu sudah dianggap sesuatu yang lumrah.

Menurut Komisioner Ombudsman RI, Alvin Lie, praktik Pungli terjadi salah satunya karena ada penyalahgunaan wewenang oleh si pelaku. Sebab, tanpa wewenang atau kuasa praktik itu tidak akan bisa dijalankan.

Alvin menuturkan, praktik Pungli tidak hanya dilakukan oleh petugas dari instansi, tetapi juga dari pihak ketiga yang mendapat pelimpahan kewenangan. Misalnya koperasi di pelabuhan.

Baca Juga:  Vonis Ahok Jadi Keprihatinan Internasional

“Koperasi mendapatkan limpahan kewenangan untuk melakukan serangkaian proses di pelabuhan. Sehingga mereka mempunyai wewenang memungut lebih dari yang seharusnya. Ini yang dikatakan pungli tidak secara langsung,” kata Alvin dalam salah satu acara, Rabu (26/4).

Untuk memberantas perilaku buruk ini, Alvin mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan Pungli. Dan lebih bagus lagi jika laporan itu disertai dengan bukti, supaya Ombudsman lebih mudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menanganinya.

Baca Juga:  ACTA Kembali akan Laporkan Ahok ke Polisi

“Makanya kami dorong agar jangan takut melapor. Kami membuka call center, melalui WA (whatsapp) pun bisa. Kami menjamin kerahasiaan data pelapor,” katanya. (ZA/mtr)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90