Public Research Institute: Ungkap Dugaan Kasus Rumah Susun Universitas Megarezky

MAKASSAR, SUARADEWAN.com — Pembangunan Rumah Susun Universitas Mega Rezky tidak terselesaikan hingga akhir masa pemberian kesempatan pada 31 Maret 2022.

Terdapat kelalaian oleh PPK dan penyedia jasa berupa kontrak terkait pemberian kesempatan dilakukan di luar masa pelaksanaan.

Hal ini menjadi perhatian dari Public Research Institute yang menyebut terdapat kejanggalan dari pelaksanaan proyek tersebut.

“Ada beberapa kejanggalan diantaranya Berita acara serah terima dilakukan saat pekerjaan belum selesai,” tegas Andi Fajriawan, di Makassar (20/12).

Menurutnya, Penyedia jasa terindikasi melakukan wanprestasi. Terdapat kekurangan penyetoran denda keterlambatan senilai Rp.1.820.675.844.53 dan terdapat beberapa item pekerjaan yang telah mengalami kerusakan atau tidak sesuai dengan spesifikasi,” lanjutnya.

“Maka dari itu banyaknya dugaan pelanggaran terkait pembangunan rumah susun mahasiswa megarezky membuat kami bersemangat untuk melakukan aksi sekaligus pelaporan secara resmi di kejaksaan tinggi sulawesi selatan,” pungkasnya. (ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90