HomeDaerahSulselrabar

Puskesmas Andoolo Laksanakan Vaksinasi, Masyarakat Rela Melantai dan Mengantri

Puskesmas Andoolo Laksanakan Vaksinasi, Masyarakat Rela Melantai dan Mengantri

KONAWE SELATAN, SUARADEWAN.com – Sejumlah Masyarakat Lanjut Usia (Lansia) yang mengikuti Vaksinasi massal di Puskesmas Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) harus rela Melantai demi bisa di Vaksin oleh petugas Puskesmas, Selasa (22/6/2021).

Pantauan awak media suaradewan.com Vaksinasi massal yang dilakukan di sekitaran Puskesmas Andoolo, Pihak Puskesmas tidak menyediakan fasilitas pendukung, seperti tenda besi dan kursi, sehingga menyebabkan sejumlah peserta harus melantai dan berkerumun di tempat teduh.

Bahkan sebagian warga yang berusia lanjut (Lansia) asal Kecamatan Andoolo, mengungkapkan dirinya lelah untuk berdiri terus, sehingga memutuskan untuk melantai sambil menunggu namanya dipanggil oleh petugas Puskesmas.

Suasana Masyarakat Lansia dan Sejumlah masyarakat lainya menunggu untuk di Vaksin oleh Puskesmas Andoolo

“Saya Capek kasian berdiri tunggu namaku dipanggil, baru tidak ada tempat duduk dan tenda kita mau berteduh, makanya saya melantai saja,” ucap salah seorang lansia

Baca Juga:  MUI Fatwakan Vaksin Covid-19 Sinovac China Halal

Warga Lansia kecamatan andoolo berharap agar pemerintah kecamatan dan pihak terkait agar mau menyediakan fasilitas pendukung seperti tenda dan kursi, sehingga masyarakat yang belum di vaksin tidak melantai lagi seperti dirinya.

Ditemui di tempat lain, Kepala UPTD Puskesmas Andoolo, Sulkarnain menuturkan anggaran fasilitas seperti tenda dan Kursi untuk peserta vaksin pihak Puskesmas belum menganggarkan.

Baca Juga:  Epidemiolog: Vaksin Nusantara Hanya untuk Orang Berduit

“Kalau untuk fasilitas seperti tenda besi dan kursi sudah disepakati sama Desa-Desa sebelumnya untuk diadakan untuk saat ini baru kursi dan meja dari kecamatan,” ucap Sulkarnain.

Sulkarnain juga menyampaikan bahwa kerumunan yang terjadi akibat adanya kesalahan komunikasi.

“Kegiatan Vaksin hari ini diprioritaskan guru guru untuk vaksin tahap ke-2 dan masyarakat desa wunduwatu tapi ternyata yang datang ada dari Desa Bumi raya dan Alengge agung,” kata dia.

Sulkarnain berharap peran serta dari para stakeholder baik itu pemerintah kabupaten terkait ketersediaan vaksin, peran para kades untuk menyampaikan dan menjadi motivator ke warganya untuk mau vaksin.

Reporter: Perliansya

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: