HomeSkandalKontroversi

“R” Pengusaha Yang Jual Nama Jokowi ke Freeport Masih Misterius

“R” Pengusaha Yang Jual Nama Jokowi ke Freeport Masih Misterius

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kasus dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres JK terkait saham Freeport terus bergulir. Menteri ESDM Sudirman Said sudah membawa kasus ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Sudirman melaporkan Setya Novanto yang notabene Ketua DPR.

Namun ada nama lain yang juga ada di transkrip rekaman seorang pengusaha berinisial R. Kabarnya, pengusaha R ini biasa bermain di urusan minyak.

Menjadi pertanyaan ada urusan apa pengusaha berlatar belakang minyak ini ikut  menemui Freeport? Lalu apa urusannya pengusaha itu bicara saham dan perpanjangan kontrak karya?

“Dia pengusaha terkenal,” demikian penjelasan Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang kepada wartawan, Senin (16/11/2015).

Junimart belum mau membuka peran apa yang dimainkan pengusaha itu, termasuk dugaan menjadi broker. Hanya saja dia mengamini ada soal penyebutan nama Jokowi dan JK, juga soal saham. Dan permintaan soal proyek listrik di Timika.

Sedang menurut Sudirman Said usai melapor ke MKD, dalam pertemuan ketiga pada 8 Juni di mal Pacific Place itulah ada ucapan bisa membantu memperpanjang kontrak Freeport yang berakhir pada 2021. Di pertemuan itu permintaan jatah saham, untuk Jokowi 11 persen dan JK 9 persen juga mengemuka.

Soal peran pengusaha R ini, seperti dalam transkrip tersebut tersebut, dia ikut menyampaikan bahwa bila kesepakatan tercapai semua akan happy-happy, main golf, dan beli jet pribadi. Sosok R ini bila melihat transkrip tak sekedar menemani saja, tetapi juga ikut aktif memainkan lobi.

Namun Junimart Girsang selaku pimpinan MKD DPR memberi kabar selama 14 hari telaah akan dilakukan. Nanti semua pihak akan dipanggil, dia juga meminta agar Sudirman Said membawa rekaman.

Novanto sendiri usai bertemu JK membantah kalau dirinya yang ada di dalam rekaman. “Saya tidak pernah membawa-bawa nama presiden atau Wapres, karena yang saya lakukan untuk kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat Papua,” terang Novanto.

Sementara Wapres JK mengamini kalau Novanto pernah menemui Freeport. Tapi tak dirinci apa yang dilakukan dalam pertemuan itu. Namun pastinya, menurut JK, dia dan Jokowi tidak pernah meminta jatah saham. JK menyebut Jokowi marah saat namanya disebut dalam percakapan itu. Sekali lagi, tidak pernah ada keduanya meminta saham

Lalu bagaimana kelanjutan kasus ini, akankah terbuka sosok pengusaha R ini? Kita tunggu saja keberanian MKD DPR. (red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0