oleh

Rakor Dengan LPMP Sulsel, Wakil Ketua DPRD Sinjai: Kita Akan Awasi Aktivitas Guru

SINJAI, SUARADEWAN.com – Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Sabir menjadi Narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulsel, Pada Rabu, 02/12/2020.

Acara yang di berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sinjai, Hj. A. Kartini Ottong, Kepala LPMP Sulsel, Drs. A. Iskandar, Kepala Dinas pendidikan, Andi Jefrianto Asapa, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sinjai, Dra. Hj. Mas Ati, Koordinator Pengawas Sekolah, Drs. H. Abd. Azis, serta para kepala sekolah dan guru SD dan SMP.

Kepala LPMP Sulsel, Drs A. Iskandar, menyampaikan bahwa ada beberapa tugas Kementerian Pendidikan yakni diantaranya, melaksanakan pemetaan pendidikan, melakukan mutu pendidikan dasar dan menengah, melakukan perimbangan mutu dasar, melakukan kemitraan mutu pendidikan, serta rakoor kemitraan.

Baca Juga:  30 Anggota DPRD Sinjai Resmi Dilantik, Ini Nama-namanya

Dirinya juga mengapresiasi langkah Pemkab Sinjai bersama dengan LPMP Sulsel yang telah banyak melakukan kegiatan kompetensi termasuk seleksi Kepala Sekolah. Semua keberhasilan tersebut tidak lepas dari Kadisdik Sinjai yang selalu memberikan support kepada semua pengawas sehingga pengawas bisa bekerja sama untuk turun ke sekolah-sekolah melakukan pendampingan terkait pelaksanaan pendidikan.

“Semua kegiatan penting yang akan dilakukan sangat direspon oleh Pemkab Sinjai,” Ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Sinjai, Sabir, menyampaikan terima kasih kepada Kadisdik Sinjai sebab sekarang ini tidak ada lagi Guru yang melakukan kegiatan diluar sekolah tanpa izin karena yang menjadi sorotan sebelumnya terkait akan hal tersebut.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Konstituen, Anggota DPRD Sinjai: Kami Bukan Eksekutor, Tapi Akan Berjuang Semaksimal Mungkin

Olehnya, kata Sabir. DPRD memiliki peran penting dalam suatu pengawasan secara menyeluruh terhadap aktivitas yang dilakukan para guru.

“Pengawasan tersebut melalui peraturan dan pengawasan tekhnis,” pungkasnya. (Adv)

Komentar

Berita Lainnya