DPR RI  

Rapat Kerja KPK dan Komisi III Berlangsung Tegang

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Suasana tegang mewarnai rapat kerja antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Komisi III DPR RI pada Selasa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (12/9).

Ketegangan itu bermula ketika seorang anggota Komisi III DPR menegur Wakil Ketua KPK Saut Situmorang lantaran pernyataannya yang diajukan tak ditanggapi.

Awalnya, Saut diminta untuk menjelaskan proses pemilahan kasus di Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK. Namun, Jawaban Saut tidak memuaskan pertanyaan yang diajukan Benny Karman sebagai ketua komisi III

Baca Juga:  Menkopolhukam: Pelibatan TNI akan Memperkuat Pemberantasan Terorisme

Ia menilai jawaban Saut tidak sesuai dengan pertanyaannya. Saut lantas menimpali dirinya telah menjawab semua pertanyaan Benny.

“Sudah saya sampaikan semuanya tadi prosesnya dari menerima pengaduan sampai validasi ke pelapor. Bapak aja yang enggak dengar, mungkin,” ujar Saut menimpali Benny.

Perdebatan antara Benny dan Saut tiba-tiba dipotong oleh interupsi anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra, Wenny Warouw.

“Saya mantan penyidik, tapi enggak begini kerja penyidik,” tegur Wenny Warouw dari Fraksi Partai Gerindra.

Baca Juga:  Fadli Zon: Ahok-Djarot Bisa Kalah di Putaran Kedua

Merasa tak ditanggapi oleh Saut, sebab ia masih menyelesaikan penjelasannya kepada Benny Harman. Namun, Wenny berteriak dan memprotes karena interupsinya merasa tidak ditanggapi Saut.

“Dengar dulu saya bicara! Dalam proses tadi Pimpinan (rapat kerja) menanyakan penerimaan pengaduan perkara, bukan penyelidikan. Itu yang diminta,”  teriak Wenny.

Mendengar Wenny berteriak, peserta rapat tertuju kepada ucapan Wenny, suasana sempat terasa tegang. Namun, Saut tidak merespons ucapan Wenny itu. (aw/ko)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90