Rayakan HUT GAM, Aceh Justru Makin Bersatu

SUARADEWAN.com – Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sering diidentikkan dengan kelompok sparatis. Namun, pada perayaan HUT GAM tahun ini yang dihadiri oleh Wali Nangroe, GAM justru tampil sebagai kelompok yang berhasil mewadahi persatuan.

Wali Nangroe bahkan mengatakan, bahwa perjuangan dan perdamaian Aceh jangan sampai dirusak dan terganggu dengan ulah orang-orang tidak bertanggungjawab.

“Apalagi dari pihak yang hanya mengambil keuntungan sesaat, dengan mengorbankan kepercayaan yang sudah kita bangun selama 17 tahun ini,” ujar Malik Mahmud Al Haythar, saat berpidato dalam rangka Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (4/11).

Malik Mahmud menyebutkan, bahwa Aceh merupakan bangsa yang besar, pemberani yang tangguh dan mampu mengatasi tantangan zaman. Bahkan setiap tantangan yang silih berganti membuat Aceh lebih bersatu.

Menurutnya, untuk memelihara perdamaian dengan baik, maka Aceh sangat membutuhkan peran seluruh komponen rakyat Aceh. Peran itu termasuk untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun Aceh kedepan.

“Biar dunia melihat, Aceh adalah bagian dari belahan dunia yang mempunyai historis, sosial kultur yang tinggi dan mempunyai kesatuan yang berada dalam bingkai peradaban,” ujarnya.

Selain itu, Malik Mahmud mengaku bangga dengan semua generasi Aceh yang secara langsung mampu menghadapi dua malapetaka besar yakni, konflik bersenjata yang berlangsung hampir 30 tahun. Selain itu juga mampu melewati bencana Tsunami yang sangat dasyat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Aceh, TNI-Polri dan bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berbaur bersama dalam rangka memperingati Milad ke-46 GAM.

Turut hadir Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar dan Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya.

Kemudian terlihat juga, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ahmad Haydar, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Mohamad Hasan serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Bambang Bachtiar.

Selain itu, juga turut hadir Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak dan juga tamu undangan lainnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90