HomeHukum dan HAM

Rizieq Minta Disambut Seperti Ayatullah Khomeini Saat Revolusi Iran

Rizieq Minta Disambut Seperti Ayatullah Khomeini Saat Revolusi Iran

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Imam Besar ormas FPI Rizieq Shihab dikabarkan akan segera pulang ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan chat mesum yang menjerat namanya dan Firza Husein.

Terkait hal itu, Rizieq meminta pada para pendukungnya untuk menyambut kedatangannya ibarat masyarakat Iran menyambut kedatangan Ayatullah Khomeini saat revolusi Iran pada 1979.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, yang saat ini masih berada di Arab Saudi bersama Rizieq.

Baca Juga:  Surabaya Black Hat Diduga Retas 3 Ribu Situs di 40 Negara

“Bahwa kepulangan beliau itu berharap seperti penyambutan Ayatullah Khomeini ketika pulang dari Prancis ke Teheran ketika Revolusi Iran,” kata Sugito.

Sebagaimana diketahui, saat ini Rizieq sudah ditetapkan menjadi tersangka dan buronan DPO Polda Metro Jaya karena dinilai tidak kooperatif dalam menjalani pemeriksaan.

Ia dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Baca Juga:  Habib Rizieq Shihab Akan Kembali diperiksa Polisi untuk Kasus Makar

Dijelaskan Sugito, meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun Rizieq menyikapinya dengan santai-santai saja, sebab menurutnya kasus chat mesum itu adalah fitnah dan rekayasa belaka, bukan fakta hukum.

“Ini adalah fitnah, dan harus dihadapi. Dan tidak ada yang dikhawatirkan sedikitpun karena ini adalah rekayasa hukum, bukan fakta hukum,” tukas Sugito. (za/tr)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0