Sambut Asian Games 2018, DKI Siapkan Trotoar Bermotif Lurik

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mempersiapkan desain pelebaran pelestarian atau trotoar bagi pejalan kaki di Jalan Sudirman sampai Jalan MH Thamrin.

Rencananya, trotoar akan dilebarkan mulai dari Patung Pemuda Membangun di Bundaran Senayan sampai Patung Kuda Arjuna Wiwaha yang membatasi Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Budi Kemuliaan.

“Desainnya masih ada arahan perbaikan dari Pak Gubernur (Anies Baswedan) kemarin. Saat ini masih dituntaskan untuk dilaporkan kembali pada gubernur, ada beberapa arahan bersifat teknis,” tutur Asisten Sekretaris Daerah bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang) DKI Gamal Sinurat saat dikonfirmasi, Rabu (21/2).

Arahan teknis itu antara lain mengenai penempatan drainase, penempatan bangku, dan sabuk budaya berupa lantai trotoar yang menggambarkan ciri khas Nusantara. “(Lantai) ada luriknya,” ujar Gamal.

Baca Juga:  Hadapi Pilkada Kaltim, PDI Perjuangan Latih 500 Saksi di Tenggarong

Di beberapa titik trotoar, akan disiapkan ruang untuk etalase budaya yang berisi benda-benda seni seperti patung dan kegiatan seperti seni tari. “Ada beberapa titik yang memang space-nya memungkinkan, itu dijadikan spot-spot budaya, diisi dengan benda-benda budaya atau kegiatan-kegiatan,” katanya.  Nantinya, kata Gamal, jalur motor dapat menjadi satu dengan jalur bus reguler (non-Transjakarta).

Dengan demikian, Gamal melanjutkan, jalur cepat dan lambat di Jalan Sudirman akan dihilangkan jika pelebaran trotoar terealisasi. Adapun di Jalan MH Thamrin saat ini tidak ada jalur cepat dan lambat. Pohon-pohon yang berdiri di sabuk hijau untuk memisahkan jalur cepat dan lambat di Jalan Sudirman, kata Gamal, pun akan dipindahkan ke trotoar.

Baca Juga:  KPK: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Pemprov DKI Jakarta Turun 15 Persen

Adapun lebar trotoar yang eksis saat ini berkisar tiga hingga lima meter. Trotoar akan dilebarkan menjadi 10 sampai 12 meter. Gamal berharap, sosialisasi pengerjaan bisa dilakukan pada akhir bulan Februari ini. Namun, pihaknya masih harus menghadap Anies satu kali lagi sebelum finalisasi desain, sosialisasi, hingga akhirnya eksekusi pelebaran.

Gamal berharap pengerjaan bisa rampung setidaknya 80 persen sebelum perhelatan Asian Games pada Agustus 2018 mendatang.  “Kalaupun tidak, paling tidak pekerjaan sudah di atas trotoar. Tidak lagi mengambil lajur jalan dan mengganggu lalu lintas. Kita upayakan tetap selesai sebelum Asian Games,” kata Gamal.

“Betul memang sudah jadi rancangannya, tetapi perlu pematangan. Anda tahu persis kan gaya saya pendekatannya? Dimatangkan dulu, semuanya beres baru diumumkan,” ujar Anies. (af)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90