oleh

Semalam Suntuk, ‘Srikandi Krido’ Jadi Pembuka Rangkaian Perayaan HUT Tangsel Ke-9

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Pagelaran wayang kulit semalam suntuk, dengan Lakon “Srikandi Krido” oleh Dalang Ki Anom Suroto, menjadi pembuka sejumlah rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang ke-9 Tahun di Lapangan Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, pada Jum’at malam (28/10/2017).

Pada perayaan tersebut, nampak sejumlah tamu undangan hadir, termasuk aparatur pemerintahan Kota Tangsel, diantaranya Walikoto Airin Rachmi Diany dan Wakilnya Benyamin Davnie, Kepala Polisi Resor (Kapolres) AKBP Fadli Widiyanto, Sekretaris Dinas Pariwisata Chaerudin, dan ribuan masyarakat Tangsel yang hadir dan larut dalam pagelaran seni budaya jawa tersebut.

“Pagelaran Wayang Kulit ini merupakan salah satu rangkaian dari perayaan HUT Tangsel yang ke-9, atas inisiasi dari Kapolres Tangsel kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Pagelaran ini menjadi kegiatan pembuka dalam sejumlah rangkaian perayaan yang ada,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Chaerudin.

Baca Juga:  Refleksi 9 Tahun Tangsel, Wakil Ketua I DPRD: Masyarakat Tangsel Kurang Mengkritik Pemerintah

Baca juga:

Rombongan Ki Anom Suroto dalm Pagelaran wayang kulit semalam suntuk, dengan Lakon “Srikandi Krido” (28/10/2017)

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto dalam sambutannya menuturkan, bahwa permintaan pagelaran wayang kulit ini telah dibicarakan oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, dan disambut baik sehingga pagelaran ini dapat berlangsung.

“Saya bicara sama Ibu Walikota beberapa waktu lalu. Saya menyampaikan di HUT Tangsel agar diadakan pagelaran wayang kulit, alhamdulillah permintaan kita di kabulkan. Atas nama komunitas orang Jawa yang tinggal di Kota Tangsel, saya berterimakasih sekali kepada Pemkot Tangsel, atas terselenggaranya acara ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Bamus Tangsel : 9 Tahun Usianya, Keterbukaan Publik Di Tangsel Kosong
Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menerima cindera mata dari rombongan Ki Anom Suroto

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie manerangkan, pagelaran ini menunjukan, bahwa Kota Tangsel dengan karakter masyarakatnya yang heterogen, tetap menjaga, melestarikan, menghargai setiap tradisi dan budaya masyarakatnya, tanpa kehilangan karakter budaya aseli daerah.

“Momentum HUT Tangsel adalah pesta rakyat, dimana semua unsur lapisan masyarakat larut dalam semaraknya,” tukasnya.

Seperti diketahui, pada pagelaran tersebut, pemberian cindera mata dari rombongan Ki Anom Suroto kepada Pemkot Tangsel berupa, wayang kulit Srikandi diterima secara simbolis oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. (fn).

Komentar

Berita Lainnya