Sempat Cabut Laporan dan Minta Maaf, Hasnaeni Kini Polisikan Ketua KPU RI

Hasnaeni Moein (Foto: dok. detikcom)

SUARADEWAN.comHasnaeni Moein atau Wanita Emas melaporkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari. Hasyim Asy’ari atas dugaan pelecehan seksual.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya laporan Hasnaeni terhadap Hasyim Asy’ari ini.

“Benar,” ucap Kombes Trunoyudo seperti dilansir detikcom, Selasa (17/1/2023).

Menurut Ihsan, dugaan pelecehan tersebut terjadi pada 13 Agustus-3 September 2022 di beberapa lokasi, di antaranya kantor DPP Partai Republik Satu, Jl Kemang Timur, dan Hotel Borobudur di Jl Lapangan Banteng.

“Klien kami berkenalan dengan terlapor di kantor KPU RI sejak 13 Agustus 2022. Di situlah mulai dilakukan pelecehan seksual,” paparnya.

Ditambahkan olehnya, Hasnaeni diiming-imingi partainya lolos verifikasi dan membantu akan membesarkan Partai Republik Satu.

“Selain laporan pelecehan seksual, klien kami (Hasnaeni) akan melaporkan dugaan pengancaman atas beredarnya video testimoni pelecehan seksual dan video permintaan maaf. Klien kami diancam dan diintimidasi oleh saudara Hasyim Asy’ari,” ungkapnya.

Ihsan mengaku membawa sejumlah barang bukti ke Polda Metro Jaya. Dari foto hingga video telah diserahkan ke Polda Metro Jaya.

“Ini baru bukti awal. Kami akan memberikan bukti pendukung lainnya termasuk saksi-saksi yang mengetahui pelecehan seksual ini,” jelasnya.

Selain melaporkan secara pidana atas dugaan pelecehan seksual, Ihsan berencana melaporkan kembali ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hingga Komnas Perempuan.

“Karena kuasa hukum sebelumnya telah mencabut laporan di DKPP dan itu dilakukan sepihak tanpa diketahui klien kami,” jelasnya.

“Kami juga akan membawa kasus ini ke Komnas Perempuan, Komnas HAM dan meminta ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengawal kasus ini,” pungkasnya.

Hasnaeni Pernah Minta Maaf ke Ketua KPU

Hasnaeni pernah membuat klarifikasi. Dia mencabut pernyataannya yang mengaku dilecehkan Hasyim.

Klarifikasi itu beredar dalam sebuah video. Dilihat, Senin (26/12/2022), Hasnaeni, yang mengenakan kemeja putih, duduk di kursi. Dia membacakan pernyataannya yang dibuat pada Minggu, 11 Desember 2022. Hasnaeni membacakan surat klarifikasi dan permohonan maaf kepada Ketua KPU RI atas video yang telah beredar sebelumnya.

“Saya Hasnaeni. Surat pernyataan klarifikasi mengenai video saya yang beredar kemarin. Saya Hasnaeni, hari ini, Jakarta, Minggu, 11 Desember 2022, melalui surat ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Ketua KPU Hasyim Asy’ari beserta jajarannya serta melalui surat ini saya menyatakan dan mengklarifikasi,” ujar Hasnaeni dalam video yang beredar.

“Satu, bahwa video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan oleh Ketua KPU Hasyim Asyari maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar. Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kekhilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi,” ujar Hasnaeni.

Dalam video tersebut, Hasnaeni menyatakan hubungannya dengan Ketua KPU RI bersifat sebatas profesional. Hasnaeni menyebut klarifikasi dan permohonan maaf ini tidak dibuat di bawah tekanan.

“Yang ketiga, bahwa saya memastikan jika di kemudian hari terjadi lagi kejadian serupa yang dilakukan oleh pihak mana pun saya nyatakan hal itu tidak benar,” ujar dia.

(detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90