HomeSosial Budaya

Sepuluh Kota di Indonesia Ini Dianugerahi Gelar ‘Kota Layak Pemuda’

Sepuluh Kota di Indonesia Ini Dianugerahi Gelar ‘Kota Layak Pemuda’

PADANG, SUARADEWAN.com — Masih dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89, Kemenpora menganugerahkan penghargaan kepada 10 Kabupaten/Kota di Indonesia sebagai Kota Layak Pemuda (KLP) 2017. Penghargaan diberikan Menpora Imam Nahrawi, Sabtu (28/10) malam di Ball Room Grand Inna Hotel Padang, Sumatera Barat.

Sebanyak 10 kota/kabupaten di Indonesia dianugerahi gelar ‘Kota Layak Pemuda’ oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kabupaten Bantaeng (Sulawesi Selatan), Kota Bandung (Jawa Barat), Kota  Jakarta Utara (DKI Jakarta), Kota Makassar (Sulawesi Selatan), Kota Padang, (Sumatera Barat), Kota Tangerang (Banten), Kota  Ternate (Maluku Utara), Kota Banda Aceh (Aceh), Kota Pontianak (Kalimantan Barat), Kota Tangerang Selatan (Banten). 10 Kabupaten/Kota tersebut mendapatkan piagam, piala dan uang pembinaan senilai Rp 100 juta.

Tiga kriteria utama yang menjadi bahan penilaian adalah adanya regulasi kepemudaan, anggaran daerah yang berpihak untuk pengembangan pemuda, dan ada atau tidaknya fasilitas kepemudaan di daerah.

Menpora menganugerahkan penghargaan kepada 10 Kabupaten/Kota di Indonesia sebagai Kota Layak Pemuda (KLP) 2017, (28/10)

Baca juga:

Baca Juga:  Hingga Mei, 13 Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi di 2018, OTT Terbanyak

Penganugerahan predikat Kota Layak Pemuda ini rencananya akan diadakan setiap tahun, menyusul gelaran perdananya 2017 ini. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjelaskan, penyematan predikat Kota Layak Pemuda kepada 10 kabupaten/kota di Indonesia merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan pemuda.

Apalagi mulai 2020 mendatang Indonesia akan ‘kejatuhan durian runtuh’ berupa bonus demografi, dengan jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur kependudukan nasional.

“Kami bertanggung jawab antarkan anak muda berpengalaman untuk ekspresikan kemampuan yang dimiliki,” ujar Imam di Padang, Sabtu (28/10) malam.

Pertengahan tahun ini, Presiden Jokowi juga menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Tujuannya, untuk menggerakkan seluruh Pemda di Indonesia lebih gencar lagi membidik anak muda sebagai target pembangunan.

10 Kota Layak Pemuda tersebut mendapatkan piagam, piala dan uang pembinaan senilai Rp 100 juta dari Kemenpora RI

Baca juga:

Baca Juga:  Belasan Kepala Daerah Meninggal Karena Covid-19, Berikut Daftarnya

Pemda, lanjut Imam, harus lebih banyak memberikan ruang bagi pemuda dan pemudi untuk berpartisipasi dalam berbagai aspek pembangunan. “Pemda juga bisa memberi kesempatan anak muda unuk pamerkan hasil karya di industri kreatif,” kata Imam.

Satu poin yang ditekankan Imam dalam penganugerahan Kota Layak Pemuda adalah tantangan digitalisasi yang arusnya sangat kencang. Berbagai informasi bisa dengan mudah disebarluaskan, termasuk akses kepada anak muda yang sangat luas. Berbagai media digital, lanjut Imam, harus bisa dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda. Di sinilah kemudian peran pemerintah dibutuhkan untuk melakukan pendampingan, penerbitan regulasi, dan pemberian ruang ekspresi yang cukup bagi anak muda agar tak salah jalan.

“Dunia digitalsiasi yang betul-betul ada di depan kita, justru bisa untuk promosikan, pasarkan, dan komunikasikan potensi dan prestasi anak muda kita,” kata Imam.muda menjadi alasan kuat untuk memacu Pemda dalam memberi ruang yang luas kepada pemuda. “Karena masa depan yang baik bergantung bagi bagaimana pemuda hari ini,” katanya. (REP)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: