HomeDaerahSulselrabar

Sorot Korupsi Pembangunan Rest Area di Jeneponto, Gradsi Sulsel Akan Gelar Unjuk Rasa

Sorot Korupsi Pembangunan Rest Area di Jeneponto, Gradsi Sulsel Akan Gelar Unjuk Rasa

MAKASSAR, SUARADEWAN.com — Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Selatan (GRADSI SULSEL) berencana akan menggelar Aksi unjuk rasa pada Rabu 16 Juni 2021 menyoroti indikasi korupsi pembangunan Rest Area di kab. Jeneponto TA. 2020.

Informasi ini disampaikan langsung Endhy selaku Jenderal lapangan pada rencana aksi unjuk rasa tersebut yang dipusatkan di dua tempat yaitu Mapolda Sulsel, dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

dokumentasi

“Indikasi korupsi dalam proyek pembangunan rest area di kabupaten jeneponto ini sangat terang. Dari awal memang dikendalikan dan diatur oleh lingkup keluarga Nurdin Abdullah (Gubernur Sulsel-red), dan pemenang proyeknya adalah PT. Sahabat Karya Sejati yang diduga milik H. Karaeng Aco yang juga merupakan kerabat NA,” kata Endhy di Makassar (11/6).

Baca Juga:  Sorot Korupsi Oknum Pejabat di Luwu Timur, AMPERA Akan Gelar Unjuk Rasa

Ditambahkan oleh Endhy Aksi Unjuk Rasa ini bertujuan untuk meminta kepada pihak penegak hukum untuk segara mengatensi persoalan ini dan meminta agar indikasi korupsi pada proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.10.642.051.849.03 tersebut segera di limpahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.

“Yang sangat mengganggu moralitas publik adalah, pembangunan rest area di Jeneponto ini menghabiskan uang yang tidak sedikit namun status lahan belum merupakan milik pemerintah provinsi karena pemkab belum menyerahkan,” tambahnya.

Endhy, Jenderal lapangan aksi Gradsi Sulsel

“Milik pemda tapi dibangun oleh tingkat satu. Jangan asal. Jangan menggampangkan semua hal, dan lebih ironisnya lagi Pembangunan Rest Area kab. Jeneponto dibangun di tempat kering serta rest area tersebut dibangun ditempat yg tidak strategis alias diatas bukit ini kan lucu,” kata dia.

Baca Juga:  Polda Sul-Sel: Kalau Tetap Digelar, 2.500 Personel Siap Bubarkan Acara HTI

Diakhir Endhy juga menuturkan Aksi ini merupakan klimaks dari hasil investigasi di lapangan indikasi korupsinya sangat jelas.

“Dari awal mulai dari perencanaan hingga proses tender dan kami duga kuat ada keterliban Nurdin Abdullah mengingat pemilik perusahaan pemenang tender adalah H. Kr. Aco merupakan kerabat dekat Nurdin Abdullah,” tutup Endhy. (red)

Comment