HomeSkandalKontroversi

Soroti Oligarki di Indonesia, Amien Rais: Jangan Terlalu Percaya Negara China

Soroti Oligarki di Indonesia, Amien Rais: Jangan Terlalu Percaya Negara China

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Mantan Ketua MPR, Amien Rais, menilai demokrasi di Indonesia terus mengalami kemerosotan. Menurutnya demokrasi yang ada saat ini tidak seperti demokrasi yang diharapkan.

“Karena yang berlaku adalah korporat rezim. Jadi media massanya juga sudah corporate mass media, kemudian governmentnya juga corporate government. Kemudian semuanya corporate law, corporate semuanya,” kata Amien dalam agenda diskusi LP3ES bertajuk ‘Masa Depan Demokrasi dan Tekno-Ekonomi di Tengah Pandemi’ secara daring, Jumat (25/6).

Amien memandang Indonesia harus menjadi negara yang berdaulat yang tidak didikte oligarki ekonomi, oligarki intelijen. Dirinya juga berpesan agar Indonesia jangan terlalu percaya dengan negara China.

Baca Juga:  Amien Rais dan Prabowo Silaturahim dengan Habib Rizieq di Mekkah

“Jangan terlalu percaya dengan negara tirai bambu itu. Karena kalau dulu Romawi punya Pax Romana, Inggris punya Pax Britannica, Amerika punya Pax Americana ternyata sesungguhnya China yang katanya tidak ingin memegangi hegemoni atau supremasi global itu juga diam-diam mengembangkan paxinica-nya itu,” ungkapnya.

Dirinya juga mewanti-wanti agar Indonesia mewaspadai politik lebensraum Cina yang berupaya mengincar menguasai kekayaan Indonesia. Oleh karena itu dia meminta pemerintah untuk memberantas mafia.

Baca Juga:  Diminta Amien Rais Mundur dari Kabinet, Asman Abnur: Saya Profesional

Menurutnya selama mafia tidak diberantas maka Indonesia akan menjadi negara yang kehilangan kedaulatan. “Tapi saya masih ada sedikit secercah harapan lah kalau kita kembali ke perjuangan Pak Habibie sebelumnya juga bapak kita semuanya lah ya, kurang lebih semua presiden adalah harus kita hargai, jadi ini masih ada waktu supaya ada perbaikan,” ujarnya.

“Jangan atas nama pandemi kemudian kita ugal-ugalan apa saja kita gasak saya kira itu lebih dari berbahaya,” imbuhnya. (rep/red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: