DPR RI  

Strategi Pemberantasan Narkoba Polda Sumut Mendapat Apresiasi DPR

MEDAN, SUARADEWAN.com – Strategi ‘Bersih-bersih ke dalam, hajar ke luar’ yang digunakan Polda Sumatera Utara dalam pemberantasan penyalahgunaan peredaran narkoba mendapat apresiasi dari Komisi III DPR RI.

“Kami apresiasi upaya yang dilakukan Polda Sumut dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Sumut,” tutur disampaikan Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa saat rapat kerja dengan Kapolda Sumut dan Kepala BNN Provinsi Sumut dan jajarannya.

Kapolda Sumut Rycko Amelza Dahniel menjelaskan strategi ‘Bersih-bersih ke dalam, hajar ke luar’ merupakan upaya untuk membersihakn peredaran narkoba yang dimulai dari jajaran internal kepolisian.

Baca Juga:  Di Depan Jokowi, Ketua DPR Janji Selesaikan RUU KUHP 17 Agustus

Menurutnya, Polda Sumut harus bersih dari masalah narkoba sebelum melakukan tindakan pemberaantasan di dalam masyarakat, yakni dengan membersihkan seluruh asrama Polri dari narkoba.

“Saat ini, 34 asrama dari 37 asrama sudah bersih dan bebas dari narkoba. Tanggal 3 Mei kami akan membersihkan 3 asrama lagi, setelah itu kami akan deklarasikan bahwa seluruh asrama Polri di Sumut audah bersih dan bebas dari narkoba” tuturnya.

Baca Juga:  Komisi III Tinjau Gedung Baru KPK

Rycko mengakui, sebelumnya kebijakan Polda Sumut menerapkan strategi tembak terhadap pelaku. Namun kebijakan tersebut tidak sepenuhnya efektif. Namun justru menimbulkan jenis kejahatan lain seperti pencurian.

“Kami melakukan tindakan tegas terhadap kasus narkoba. Saya perintahkan bandar narkoba tembak mati kemudian saya ekspose ke media. Termasuk anggota Polri dan TNI yang menjadi bandar,” jelasnya.

“Apa yang terjadi setelah itu? “Suplay berkurang, demand bertambah, harga menjadi naik,”sambungnya. (DD)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90