HomeKriminal

Surabaya Black Hat Diduga Retas 3 Ribu Situs di 40 Negara

Surabaya Black Hat Diduga Retas 3 Ribu Situs di 40 Negara

JAKARTA, SUARADEWAN.com- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, penangkapan kelompok peretas asal Surabaya yang menamakan dirinya Surabaya Black Hat (SBH) ini berawal dari informasi yang disampaikan Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat.

Argo mengatakan FBI menerima laproan yang masuk dari Internet Crime Complaint Center (IC3). FBI kemudian memonitor dugaan peretasan situs dan sistem elektronik. Ada 40 negara lebih dan 3 ribu situs dan sistem elektronik yang diretas oleh kelompok hacker.

Baca Juga:  Polda Metro Masih Buru Dua Tersangka Lain kasus Persekusi

“Jadi negara-negara itu alami peretasan semua. Dengan adanya itu dicek ada 3.000-an lebih sistem elektronik yang diretas,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya. Setelah dimonitor dan dianalisa, ternyata kelompok hacker dimaksud itu berasal dari Indonesia. Di satu sisi Polri dan FBI menjalin kerja sama, sehingga informasi itu diterima Polri, Selasa (13/3).

Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat IV Cyber Crime Ditreskrimsus kemudian berhasil menemukan koordinat lokasi para hacker yang belakangan diketahui bernama Surabaya Black Hat. Penangkapan yang dipimpin Kasubdit Cyber IV Ditreksimsus AKBP Roberto Gomgom Pasaribu dilakukan dengan target enam orang di Surabaya.

Baca Juga:  Kasus Teror Novel, Kapolda Metro: Kami Kerja Maksimal

Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka peretas yang tergabung dalam Surabaya Black Hat (SBH). FBI turut turun tangan dalam penangkapan ketiganya di Surabaya, Jawa Timur. (af)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: