Syeikh Husna Syarif: Bagaimana Sholawat Menghubungkan Para Beriman

Sholawat juga mempererat silaturahmi para beriman, selain memberi kedamaian para pengamalnya. (Foto: Istimewa)

SUARADEWAN.com – Seorang ulama Mesir pernah menggambarkan bagaimana sholawat yang menenangkan hati dan pikir dapat menolong seseorang keluar dari permasalahannya.

Beliau adalah Syeikh Husna Syarif. Syeikh Husna Syarif menceritakan bagaimana sholawat dapat menghubungkan seseorang dengan lainnya sehingga saling membantu.

Syeikh Husna Syarif mengisahkan tentang seorang yang sering berhutang hingga tidak dapat melunasi hutang-hutangnya yang banyak.

Ia kemudian divonis penjara oleh hakim. Tetapi orang tersebut meminta penangguhan dengan alasan ingin berpamitan dahulu dengan keluarga. Ketika ditanya hakim, apa jaminan ia akan kembali, orang tersebut

Sewaktu ia beristirahat di rumah pada malam hari, ia bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW. Nabi menyuruhnya mendatangi seorang alim yang tertidur saat bersholawat.

”Hai fulan jika telah terbit fajar pergilah ke tempat Alim fulan. Sampaikan salamku padanya dan mintalah supaya ia menyelesaikan hutang piutangmu.

Jika Alim itu tidak percaya maka sampaikan 2 bukti ini, pertama, katakan padanya bahwa dimalam pertama ia sudah membaca shalawat untukku 1000 kali, dan dimalam terakhir dia telah ragu dalam jumlah bilangan shalawat yang dibacanya. Sampaikan padanya bahwa ia telah menyempurnakan shalawatnya.”

Begitulah disabdakan Nabi Muhammad SAW dalam mimpi orang tersebut. Kemudian perintah Nabi itu pun dilaksanakan, dan Si Alim yang dimaksud, pun menolong orang tersebut membayar semua hutangnya.

”Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersalawat kepada Nabi (Muhammad S.A.W) maka wahai orang-orang yang beriman bersalawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam sejahtera dengan penghormatan yang sepenuhnya.” (Al Ahzab;56) ***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90