HomeInternasionalASEAN

Tebar Kebencian Lewat Khotbah, Nalla Mohamed Dipulangkan ke Kampung Halaman

Tebar Kebencian Lewat Khotbah, Nalla Mohamed Dipulangkan ke Kampung Halaman

SINGAPORE, SUARADEWAN.com – Pemerintah Singapore sedang gencar-gencarnya meredam khotbah yang berbau kebencian. Hal tersebut terjadi ketika seorang Khatib Salat Jum’at dideportasi karena menyebarkan kebencian kepada umat Kristen dan Yahudi saat Khotbah.

Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Singapura, bagi setiap pemimpin agama yang ketahuan melakukan ujaran kebencian terhadap satu agama maka akan dipulangkan dan sekaligus akan diminta keterangan.

“Dia akan dikirim pulang. Setiap pemimpin agama dari setiap agama yang mengeluarkan pernyataan seperti itu akan diminta bertanggung jawab dengan tindakan mereka,” dilansir Today Online pada 4 April 2017.

Baca Juga:  Majalah Charlie Hebdo: Kami Tak Menyesal Buat Karikatur Nabi Muhammad

Sebelumnya, seorang Khatib bernama Nalla Mohamed Abdul Jameel Abdul Malik yang diketahui berasal dari India ditahan oleh pemerintah lantaran Khotbah Nalla dinilai menyebarkan kebencian terjadi pada Januari dan Februari 2017 lalu.

Dalam khotbah Nalla mengutip isi ayat dalam bahasa Arab tua yang aslinya berasal dari desanya di India. Nalla sendiri telah mengaku bersalah dan meminta maaf karena khotbah pada 6 Januari lalu.

Baca Juga:  Belajar dari Suriah dan Negeri-Negeri yang Hancur karena Isu Agama

Nalla mengatakan dirinya sangat menyesal dengan perbuatannya yang menimbulkan ketidaknyamanan, ketegangan, bahkan trauma.

Atas perbuatannya ia harus membayar denda sebesar 4.000 dolar Singapura atau setara Rp 38,1 juta sebagai hukuman atas kotbahnya yang dinilai menyuarakan permusuhan terhadap umat nonmuslim.

Nalla bekerja sebagai kepala Masjid Jamek Chulia di Singapura sejak 7 tahun. (aw)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: