HomeHankam

Teka-Teki Kematian Komandan ISIS asal Indonesia, Polri Perdalam Informasi

Pentolan ISIS Abu Muhammad al Indonesi atau Bahrumsyah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kabar kematian salah satu pentolan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Indonesia, Bahrumsyah masih menjadi misteri.  Bahrumsyah dikabarkan tewas dalam sebuah serangan gagal di Suriah pada Selasa (14/3/17) lalu.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, Polri masih terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Suriah untuk memastikan kebenaran kabar kematian Bahrumsyah, yang mendapat julukan sebagai Abu Muhammad al Indonesi di kalangan jihadis ISIS.

“Jadi untuk memastikan bahwa itu Bahrumsyah atau bukan sampai sekarang masih dalam investigasi yang mendalam,” terang Komjen Syafruddin, Rabu (22/3/17).

Dirinya mengakui sejauh ini pihak kepolisian RI kesulitan melakukan identifikasi mengingat kondisi di Suriah masih belum stabil. “Bahrumsyah belum bisa dipastikan karena kondisi Suriah itu kan sangat tak kondusif,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta, Sidney Jones meragukan kabar kematian Bahrumsyah. Pakar teroris tersebut menyebut komandan ISIS wilayah Asia Tenggara tersebut masih dalam keadaan hidup.

Klaim tersebut ia sampaikan menyusul adanya pengumuman dari pihak ISIS melalui media Amaq News Agency yang membantah kabar kematian salah satu petingginya tersebut.

Sidney mengatakan, yang tewas bukanlah Abu Muhammad al Indones atau Bahrumsyah melainkan Abu Muhammad Uzbekistan salah satu jihadis ISIS.

“Itu bukan Bahrumsyah. Orang yang tewas itu tidak berasal dari Indonesia. Menurut ISIS, ia berasal dari Uzbekistan,” terang Sidney.

Senada dengan Sidney, Pengamat Teroris dari Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Haris Abu Ulya masih meragukan kematian Bahrumsyah.

“Kebenaran meninggalnya Bahrumsyah itu sangat, sangat diragukan. Saya pastikan bukan Bahrumsyah, jadi itu beritanya yang tidak tepat,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

“Abu Muhammad ya Abu Muhammad, dia sebenarnya seniornya Bahrumsyah, namun menjadi orang kepercayaan Bahrumsyah,” lanjutnya. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: