oleh

Tekan Angka Golput di Pilkada 2020, KPU Diminta Lebih Massif Sosialisasi

MANADO, SUARADEWAN.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara diminta untuk harus lebih masif lagi mensosialisasikan kepada masyarakat untuk wajib menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember.

Angka golongan putih (Golput) di Sulawesi Utara diprediksi akan meninggi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 7 Kabupaten/ Kota plus Gubernur yang tinggal beberapa hari lagi ini.

Kekhawatiran ini beralasan sebab Pilkada kali ini digelar di tengah Covid, sementara pemerintah serta penyelenggara belum memberikan jaminan keamanan yang pasti kepada masyarakat saat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Paling tidak KPU harus memetakan potensi-potensi yang akan muncul di TPS nanti seperti apa. Seyogyanya KPU lebih memasifkan sosialisasi,” kata Pimpinan Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, Minggu (29/11/2020) malam.

Baca Juga:  Bawaslu Sulut Resmikan Tewasen Kampung Sadar Pengawasan Pilkada di Minsel

Pangellu juga menambahkan sosialisasi tersebut juga harus memastikan dan memberikan rasa aman dan nyaman terkait dengan keselamatan warga dengan Covid-19. Tak hanya itu, proses simulasi yang dibuat bukan hanya mengedepankan tahapan-tahapan yang akan dilalui, namun, bagaimana mengantisipasi membludaknya antrian saat pencoblosan nanti.

“Mensukseskan pilkada adalah tanggungjawab bersama, tidak hanya KPU dan Bawaslu, peserta pemilu juga wajib meyakinkan masyarakat bahwa harus datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih,” tambah dia.

Baca Juga:  Bawaslu Mulai Pantau Tim Kampanye dan Relawan Bagi-bagi Paket Bantuan

Pihaknya, menurut Pangellu berkepentingan turut mendorong agar angka partisipasi pemilih 9 Desember nanti sesuai yang diharapkan bersama.

“Masyarakat mesti sadar bahwa nasib masa depan daerah lima tahun ke depan ditentukan saat masyarakat mendatangi TPS. Bawaslu menjamin suara rakyat tersampaikan dengan aturan-aturan yang berlaku,” tutupnya. (mm)

Komentar

Berita Lainnya