HomeDaerahKalimantan

Terkait Penolakan GBI Banjarmasin, Pemkot: Jangan Sulut Bentrok Keagamaan

Terkait Penolakan GBI Banjarmasin, Pemkot: Jangan Sulut Bentrok Keagamaan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani memberi konfirmasi terkait sikap penolakan warga atas Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pasir Mas. Ia mengaku bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) belum pernah menyetujui secara resmi proyek pembangunan gereja di Kompleks DPR tersebut.

“Memang belum pernah ada masuk surat rekomendasi, tapi izin resmi belum keluar. Kami segera merapatkan lagi dengan warga, Bakesbangpol, FKUB, dan pihak gereja,” terang Hamli, Sabtu (25/3/2017).

Ia menilai bahwa pembangunan gereja di komplek pemukiman muslim memang kurang kondusif. Ia pun tidak tahu-menahu soal siapa yang memberi sikap penolakan tersebut. Dan pihaknya hanya menginstruksikan Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Banjarmasin untuk mencari keterangan itu di lapangan.

“Perlu kehati-hatian menyikapi isu karena berpotensi menyulut kerusuhan. Supaya di Banjarmasin tidak ada bentrok keagamaan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Ketua Panitia Pembangunan GBI Pasir Mas Hari N. Akimas meminta Pemkot untuk merespon sikap penolakan warga atas pembangunan tersebut. Ia mengklaim bahwa pihak gereja sudah mengantongi sejumlah persyaratan sebagaimana tercantum dalam Perarutan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PMB 2 Menteri) Nomor 9 Tahun 2006.

“Intinya kami tetap memenuhi syarat karena sesuai peraturan. Kalau masih ada penolak dari warga, lalu titik temunya seperti apa? Pemkot, dalam hal ini pemangku kekuasaan, seharusnya bisa memikirkan hak-hak kami (umat nasrani),” terang Hari.

Memang, lanjut Hari, diperlukan kearifan yang tinggi sesuai nilai-nilai kemanusiaan dalam merespon isu semacam ini.

“Saya tidak menyalahkan saudara-saudara muslim yang menolak. Tapi sebagai anak bangsa, kami (nasrani) juga dapat hak yang sama, karena kita terikat kemajemukan,” pesannya.

Ia pun berharap Pemkot setempat bisa mengambil keputusan yang bijak. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: