HomeDaerahJabodetabek

Tetap Kondusif Jelang Nataru, Polri Silaturahmi ke Uztadz Malim Hender Joni

Tetap Kondusif Jelang Nataru, Polri Silaturahmi ke Uztadz Malim Hender Joni

BANTEN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan akan memperkuat Kamtibmas menjelang natal dan tahu baru. Sehingga menurut, Kapolri seluruh jajaran kepolisian harus saling bekerjasama menjaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat jelang pergantian tahun.

“Situasi kambtimbas sampai dengan saat ini masih relatif kondusif. Namun, perlu diantisipasi kalender kamtibmas akhir tahun 2021 di mana terdapat banyak kegiatan yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik,” kata Kapolri dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/11/2021).

Untuk itu, Polri melakukan silaturahmi bersama tokoh-tokoh yang ada di Banten. Salah satunya adalah pertemuan antara pihak Polri bersama Ustadz Malim Hender Joni selaku tokoh agama Banten.

“Kami bersama tokoh-tokoh yang ada di Banten ini senantiasa akan bersinegri bersama Polri dan Pemerintah menjaga kondusivitas di Banten menjelang hari raya Natal dan pergantian tahun baru,” ucap Ustadz Malim Hender Joni, tokoh agama di Cilegon, Banten, pada Jum’at (17/12/2021).

Hal tersebut, senada dengan konferensi Pers Polda Banten yang mengumumkan terjadi peningkatan kasus Kamtibmas menjelang Nataru di Provinsi Banten.

“Dalam seminggu terakhir gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten mengalami peningkatan sebanyak 53 kasus,” ujar Karoops Polda Banten, Kombes Pol A. Roemtaat melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/12).

Selain itu, Karoops Polda Banten juga menjelaskan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas meningkat dibandingkan minggu sebelumnya.

“Kasus kecelakaan lalu lintas dalam seminggu terakhir meningkat sebanyak 65 kasus dibanding minggu sebelumnya,” kata A. Roemtaat.

Seperti diketahui, tugas Kepolisian Republik Indonesia menjelang Nataru 2022 adalah menjaga Kamtibmas terus terjadi, selain itu, polri juga diarahkan agar menjadi garda depan dalam penanganan mobilitas jelang Nataru.

Meskipun begitu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhur Binsar Panjaitan mengatakan bahwa kebijakan PPKM di saat Nataru akan dibuat sedikit luwes (baca: seimbang).

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Luhut.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0