HomeHankam

Tidak Hanya Indonesia, 4 Negara Lain Juga Buru Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu

Tidak Hanya Indonesia, 4 Negara Lain Juga Buru Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Beberapa hari lalu Satgas Merah Putih  berhasil menggagalkan penyeludupan satu Sabu di pantai Anyer, Banten. Tidak tanggung-tanggung barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari tangan mafia Sabu dari Taiwan itu mencapai berat 1 ton.

Dalam jumpa pers bersama di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/7) kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan selain Indonesia ternyata ada empat negara lain juga ikut memburu kapal Wanderlust yang membawa satu ton Sabu itu.

Sesuai instruksi dari Presiden Jokowi, maka semua aparat dari instansi terkait mesti bekerja sama dengan pihak-pihak tersebut untuk menggagalkan penyeludupan barang haram itu dan mengamankan kapal yang membawanya.

Baca Juga:  8 Orang Pengedar Obat Terlarang PCC Telah Diringkus

Baca: Tim Gabungan Satgas Merah Putih Ungkap Penyelundupan Narkoba Warga Taiwan

“Kapal Wanderlust ini telah menjadi target operasi di 4 negara selama bulan lalu dan Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran dan aparat instansi yang memiliki kewenangan untuk bisa bersama-sama, bekerja sama, dan alhamdulillah kita bisa menangkap kapal ini,” kata Sri Mulyani.

Belajara dari kejadian ini, Sri kemudian mengimbau pada seluruh nelayan jika melihat ada aktivitas yang mencurigakan di laut, maka sebaiknya segera melapor pada pihak berwajib seperti Bea Cukai, BNN, Polri, maupun TNI.

Baca Juga:  Menolak Dirazia Narkoba, Napi Bakar Lapas Jambi

“Saya imbau kepada seluruh nelayan apabila melihat berbagai kegiatan yang mencurigakan. Seperti disampaikan Kapolri bahwa kegiatan ini ship-to-ship, pemindahan, jadi kalau para nelayan melihat kecurigaan seperti ini agar melaporkan ke pihak berwajib, Bea-Cukai, BNN, Polri, maupun TNI,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, pengungkapan besar penyeludupan satu ton sabu ini merupakan hasil kerjasama dari tiga instansi, yakni Polri, Bea-Cukai, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). (za)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: