HomeHukum dan HAM

TNI-POLRI Larang Aksi, Sekjen FPI: Tetap Akan Kami Gelar

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Larangan demi larangan atas rencana aksi 11 Februari 2017 dari sejumlah ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) mendapat respon dari Sekjen DPD FPI, Novel Bamukmin. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan tetap menggelar aksi 112 yang dijadwalkan akan berlangsung tepat di masa tenang Pilkada DKI.

“Kita akan tetap laksanakan,” ujar Novel saat dihubungi, Selasa (7/2/2017).

Seperti diketahui, baik TNI atau POLRI, bahkan juga oleh Menko Polhukam Wiranto, bahwa aksi 112 ini tidak boleh diselenggarakan karena berpotensi merusak ketertiban umum.

“Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum jelang Pilkada itu berpotensi mengganggu ketertiban. Di hari ini (masa tenang) orang tidak boleh turun ke jalan, dilarang melakukan aksi,” tegas Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan.

Hal ini pun yang dipertanyakan oleh Novel Bamukmin selaku pihak penyelenggara aksi. Bahwa alasan polisi dinilainya tidak berdasar.

“Alasan polisi apaa? Kan bukan hari kerja. Alasan polisi apaan? Dan kita bukan untuk daripada dukung-mendukung, kecuali jika kita pendukung salah satu calon, boleh (polisi bubarkan),” ujar Sekjen DPD FPI Jakarta itu kembali.

Menurut Novel, aksi 112 yang akan diselenggarakan ini hanya bertujuan untuk mengingatkan agar negara hadir menegakkan keadilan dalam kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai terdakwa.

“Kami hanya aksi mengingatkan, mengawal, menjaga ulama, membela ulama, minta ditegakkan keadilan bahwa terdakwa itu tidak boleh mengikuti (Pilkada DKI) sebagai calon,” tegasnya.

Meski larangan tersebut dianggap oleh Polri berlandas berlandas pada UU tentang penyampaian pendapat di depan umum dan UU tentang Pilkada, Novel tetap saja menyesali adanya larangan tersebut. Sebab baginya, aksi yang akan digelar itu adalah aksi damai dan tidak akan mengganggu masyarakat.

“Justru kita turun aksi sesuai dengan konstitusi negara dan kita aksi pun super damai,” sambungnya. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0