Tol Dagang Indonesia-Korea IK-CEPA 2023

Jalannya perdagangan bilateral Indonesia-Korea diperkuat dengan IK-CEPA mulai 1 Januari 2023. Foto: emittennews.com

SUARADEWAN.com – Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan RI, mengatakan bahwa jalur perdagangan Indonesia dengan Korea telah diperkuat dengan perjanjian Indonesia-Korea Comprhensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) mulai tanggal 1 Januari 2023.

“Dengan implementasi IK-CEPA pada 1 Januari 2023, para pelaku usaha dapat memanfaatkan cakupan IK-CEPA yang komprehensif. Misalnya, penghapusan tarif bea masuk perdagangan barang, peningkatan kesempatan perdagangan jasa, peningkatan peluang investasi, serta peningkatan program kerja sama ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia,” jelas Zulkifli (03/01).

IK-CEPA juga menandai hubungan diplomatik Indonesia dan koresa selama 50 tahun.

Baca Juga: Ingin Perkuat Nilai Islam dan Pancasila, MUI Minta Wadah Fraksi di Parlemen

Zulkifli kemudian memerinci berbagai kemudahan dalam program tersebut bagi Indonesia, yakni:

  1. Memperingan biaya masuk untuk 11ribu lebih pos tarif atau 99,5% dari total pos tarif. Hal ini terutama untuk produk sepeda, motor, aksesori kendaraan, produk olahan ikan, salak, dan beberapa produk tekstil.
  2. Kedua negara membuka lebih dari 100 sektor jasa dengan nilai investasi lebih dari 50% berasal dari asing.
  3. Memperbesar investasi jangka panjang dari Korea ke Indonesia, khususnya dalam sektor mobil, logam, kimia, dan energi terbarukan.
  4. Kerja sama ekonomi dan pembangunan sdm sehingga SDM Indonesia menjadi lebih maju dan terampil sesuai kebutuhan industri.

Perjanjian IK-CEPA ditandatangani Korea dan Indonesia pada 18 Desember 2020 di Seoul, Korea Selatan.

Sebelumnya, Indonesia dan Korea telah melangsungkan perjanjian kerja sama dan dagang selama 2012-2014. Kemudian tahun 2019, kerja sama tersebut diaktifkan kembali hingga sekarang.

Pada Januari-Oktober 2022, total transaksi Indonesia-Korea sebesar 20,6 miliar dolar AS. Dengan total ekspor Indonesia 10,6 miliar dolar AS dan impor 9,9 miliar dolar AS dari Korea. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90