Tolak Cabut Laporan Soal Antasari, Demokrat: Tuhan Tidak Tidur

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Ketua Umum Parta Demokrat, Roy Suryo, menegaskan pihaknya tidak akan mencabut laporannya pada mantan ketua KPK Antasari Azhar di Bareskrim Polri yang dinilai sudah mencemarkan nama baik ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu.

Antasari dilaporkan Partai Demokrat terkait pernyataannya yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat SBY sebagai sosok yang memberi perintah untuk merekayasa dan mengkriminalisasi dirinya dalam kasus pembunuhan berencana bos PT Putra Rajawali Bantaran Nasrudin Zulkarnaen.

Dalam perkembangan pelaporan itu, Polisi menyatakan laporan Antasari Azhar soal sangkaan palsu mungkin tak bisa naik ke penyidikan. Meskipun begitu, Partai Demokrat yang melaporkan balik Antasari atas dugaan pencemaran nama baik, kata Roy Suryo,  tidak akan mencabut laporan.

Baca Juga:  Wiranto Ingatkan Jangan Ada Pihak Main Hakim Sendiri Soal Vonis Ahok

“Belum tentu dengan adanya penolakan kasus dari penyelidikan ke penyidikan itu kemudian dibatalkan (laporan kita), tidak. Karena laporan balik itu karena adanya statement Pak Antasari di luar itu,” kata Roy di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5).

Roy menyayangkan sikap Antasari yang mendeskreditkan ketua partainya tersebut. Padahal, Antasari semestinya bisa menikmati kebebasannya dengan menyepi dan menenangkan diri, bukan malah terseset dengan arus politik.

Baca Juga:  Partai Demokrat Tak Tertarik Masuk Kabinet Kerja

“Kami sayangkan Pak Antasari yang harusnya mungkin keluar menjalani tahanannya kemudian mandeg panditho ratu, artinya berdiam diri kemudian berpikir bijak dengan ber-khalwat (menyepi), malah kemudian terseret, seperti teman politik tertentu, datang ke debat pilkada, kemudian konferensi pers, dan inilah, saya sampaikan Tuhan YME tidak pernah tidur. Jadi, ketika laporan beliau disetop, ya memang tidak ada novum, bukti baru,” tukasnya. (za/de)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90