HomeSosial Budaya

Tolak RUU KPK, Masyarakat Sipil Beri Dukungan Moral ke KPK

Tolak RUU KPK, Masyarakat Sipil Beri Dukungan Moral ke KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Revisi Undang-undang 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi yang diusulkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus mendapat penolakan. Sejumlah masyarakat sipil mendatangi gedung KPK untuk memberikan dukungan kepada lembaga antirasuah tersebut.

“KPK mesti didukung oleh berbagai komponen masyarakat, termasuk civil society, dan pemuka-pemuka dan pemimpin yang komit melawan korupsi,” terang pengamat hukum Todung Mulya Lubis, di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/4/17).

Revisi UU 30/2002, lanjut Todung, merupakan upaya untuk melemahkan KPK dalam rangka pemberantasan korupsi di Indonesia. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan secara moral terhadap KPK sebagai bentuk perlawanan terhadap korupsi.

“Karena menurut kami semua upaya untuk melemahkan KPK itu harus dilawan,” tegasnya.

Panitia seleksi KPK calon pimpinan KPK Betti Alisjahbana dan Sekretaris Jenderal Transparency International Indomesia Dadang Trisasongko juga nampak hadir dalam agenda di Gedung KPK tersebut.

Seperti diketahui, DPR melalui Badan Keahlian DPR mengintensifkan sosialisasi RUU KPK ke sejumlah tempat. Banyak kalangan menilai, revisi ini akan memangkas sejumlah kewenangan KPK, sehinga akan melemahkan kinerja KPK dalam menindak pelaku tindak korupsi. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: