HomeDaerahJabodetabek

Trini, Keluarga Korban Bom Kampung Melayu Trauma

Trini, Keluarga Korban Bom Kampung Melayu Trauma

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Trini (40), salah seorang keluarga korban bom bunuh diri Kampung Melayu mengaku trauma dengan kejadian yang menimpa suaminya, Tasdik Syaputra (42).

Ledakan bom yang terjadi di halte busway depan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) kemarin, ikut menyeret Tasdik sebagai korban. Ia terluka pada tangan, punggung dan kaki.

Dikisahkan oleh Trini, suaminya kala itu baru saja pulang kerja. Ia melewati jalan raya Kampung Melayu, dan seketika mendengar suara keras meledak seperti bom.

Karena penasaran, ia (Tasdik) mendekati sumber ledakan. Di lokasi, ia melihat korban tergeletak di aspal bersimpuh darah.

Baca Juga:  Dua Rekan Pelaku Bom Kp Melayu Ditangkap Densus 88

“Ia (Tasdik) spontan membantu korban ledakan itu, dan polisi pun memerintahkan untuk membantu korban, jangan melihat saja,” terang Trini yang saat tengah mengikuti aksi simpatik bertajuk “Bersatu Melawan Teroris” di Jakarta, Minggu (28/5/2017).

Namun, lanjutnya, ledakan terjadi lagi untuk kedua kalinya. Ledakan kedua itulah yang mengenai sang suami dengan luka pada tangan, punggung dan kaki.

“Ia langsung dibawa sama polisi ke klinik terdekat, tapi karena keterbatasan alat lalu dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih,” ungkapnya kembali.

Karena kejadian yang secara tiba-tiba tersebut, Trini pun mengaku sangat trauma. Ia berharap kepada pemerintah agar bisa segera melakukan deteksi dini sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Baca Juga:  Densus 88 Ringkus Pria di Cibubur Karena Terindikasi Bom Kampung Melayu

“Kami berharap jangan sampai ada ledakan-ledakan lainnya di wilayah NKRI ini,” tandasnya.

Trini juga mengucap banyak terimakasih kepada semua pihak yang berkenan ikut mendukung para keluarga korban. Terutama kepada pihak kepolisian dan pemerintah setempat yang membantu meringankan beban biaya pengoban suaminya.

“Kami juga sangat berterimakasih kepada Kapolres Jakarta Timur, Walikota Jakarta Timur dan Plt. Gubernur DKI Jakarta yang telah membantu biaya pengobatan di Rumah Sakit hingga sembuh,” pungkasnya. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: