HomeHukum dan HAM

Ulama Dituduh Makar, PP Muhammadiyah: Kita Tunggu Kebenarannya

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas mengaku heran dengan maraknya aksi penangkapan terhadap ulama dan sejumlah aktivis yang dilakukan pihak kepolisian setiap kali ada aksi bela islam.

“Ya tidak tahu juga, tanya polisi saja maksudnya apa, kita kan hanya bisa menduga-duga saja. Orang bisa membaca, menghubungkan fakta dan menyimpulkan sendiri,” sebutnya di Jakarta, Selasa (4/4/17) kemarin

Baca Juga:  Puluhan Ulama Jember Gelar Forum Silaturahmi Tolak Sistem Khilafah

Seperti diketahui, kepolisian sudah dua kali melakukan penangkapan sejumlah orang dengan tuduhan serupa, yakni berniat menggulingkan pemerintah atau makar. Pertama saat aksi bela islam 212 dan kedua saat aksi bela islam 313.

Dirinya menuntut kepolisian untuk membuktikan tuduhan makar tersebut secara terbuka dan transparan sehingga tidak menimbulkan opini tertentu di dalam masyarakat.

“Ya kita tunggu aja, jadi yang penting hukum ditegakkan dengan benar, jadi tidak boleh ada politisasi hukum. Dan MUI sudah minta agar transparan. Jadi terbaru ada tuduhan makar ada perencanaan makar dan segala macam, kita tunggu saja kebenarannya,” imbuh Yunahar

Baca Juga:  Pengamat Militer: Laporan Investigasi Allan Nairn Spekulatif

Meski demikian, jika terbukti melanggar memang sewajarnya melakukan tindakan berdasarkan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Kalau hukum ditegakkkan siapapun yang dipanggil atau ditangkap harus murni berdasarkan penegakan hukum, jadi tidak ada maksud-maksud lain selain daripada penegakan hukum dan harus berkeadilan,” tandasnya. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: