HomeProfil

Ustadz Al Khaththath, Sang Pejuang Khilafah

Ustadz Al Khaththath, Sang Pejuang Khilafah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Belakangan ini sosok Ustadz Al Khaththath menjadi pusat perhatian masyarakat. Sosoknya menjadi bulan-bulanan oleh aparat kepolisian lantaran diduga ingin melakukan tindakan makar pada aksi Bela Islam 313, Jakarta, Jum’at (31/03/2017).

Sosok yang juga menjabat sebagai Sekjen Forum Umat Islam (FUI) ini ditangkap polisi pada Kamis (30/3) malam, sehari sebelum aksi Bela Islam 313 dilaksanakan. Sebelumnya diketahui dia juga merupakan pimpinan dalam aksi tersebut. Hingga akhirnya, Aksi Bela Islam yang terjadi pada Jum’at 31 Maret 2017 itu terlaksana tanpa hadirnya Ustadz Al-Khaththath, hingga aksi selesai diketahui Ustadz Al-Khaththath belum dibebaskan.

Lalu seperti apa profil sosok yang belakangan ini menjadi kontroversial? Melalui penelusuran berbagai sumber dikatakan, sosok yang bernama lengkap Muhammad Al Khaththath, juga dikenal dengan nama Muhammad Gatot Saptono atau ustad MAK. Pria kelahiran 12 Juni 1964 ini merupakan lulusan Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) di tahun 1988.

Selama menjadi mahasiswa, dirinya cukup aktif dalam organisasi keislaman. Dia pernah menjadi Ketua Umum Badan Kerohanian Islam IPB (1985-1986), dan aktif sebagai pimpinan Hizbut Tahrir Indonesia (2002-2004). Al Khaththath juga aktif sebagai pengurus Komisi Dakwah MUI Pusat, dari tahun 2005 hingga tahun 2010. Ia juga sempat membentuk Hizbud Dakwah Indonesia (HDI)

Pendidikan keislaman diperoleh di TPAI Kampus IPB, Pesantren-pesantren di Bogor, serta halaqah-halaqah HT. Ustadz MAK pernah berguru kepada KH. Prof. Dr. Didin Hafidhuddin PP Ulil Albaab Bogor, KH. Zaini Dahlan PP Nurul Imdad Bogor, KH. Abdullah bin Nuh IC Al Ghazali Bogor, KH. Soleh Iskandar Ketua BKSPP, KH. Tb. Hasan Basri Bogor, KH. Solahuddin Fatullah Bogor, KH, Istikhori Abdurrahman, Darut Tafsir Cibanteng Bogor, Syaikh Abdurrahman AL Baghdadi.

Kini Ustadz MAK aktif mengajar di masjid-masjid diantaranya Tafsir Ayatul Ahkam karya Syeikh Muhammad Ali As Shabuniy, juga aktif mengisi khutbah Jumat di berbagai Masjid di Jakarta, mengisi acara debat dan bincang di stasiun-stasiun TV swasta, serta mengurus Forum Umat Islam (FUI) dan menjadi Pemimpin Umum Tabloid Suara Islam.

Ustadz Al Khaththath pernah menjadi calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang (PBB) daerah pemilihan DKI Jakarta pada pemilu 2014 lalu. Ia gagal melaju ke Senayan karena hanya berhasil meraih 1.268 suara. Saat itu keputusannya ikut dalam kontestasi pemilu sempat mendapat kritik tajam dari HTI.

Ustadz MAK sebagai Sekjen FUI bersama Imam Besar DPP FPI Habib Rizieq Syihab, Wakil Amir MMI Ustadz Abu Jibril dan berbagai pimpinan ormas dalam FUI telah menggagas wacana NKRI Bersyariah, yakni perjuangan untuk mewujudkan NKRI yang menerapkan syariat Allah SWT sebagai hukum dan perundangan yang formal konstitusional. Caranya adalah dengan mengangkat Presiden yang siap mendekritkan berlakunya syariah secara formal konstitusional.

(Disadur dari berbagai sumber)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: