HomeDaerahPulau Jawa

Waduh, Olahan Jajanan Kadaluarsa Menyebar Ketika Puasa dan Idul Fitri

Waduh, Olahan Jajanan Kadaluarsa Menyebar Ketika Puasa dan Idul Fitri

SIDOARJO, SUARADEWAN.com – Polres Sidoarjo menggelar rilis hasil jajanan tidak sehat alias kadaluarsa di Mapolres Sidoarjo, Senin (22/5) kemarin.

Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Indra Mardiana, mengungkapkan, kemunculan banyak pelaku industri pengolahan ilegal makanan kadaluarsa ini karena keuntungan yang didapatkan cukup menggiurkan, yakni berkisar Rp 20 juta setiap bulannya.

Bahkan keuntungan itu bisa berlipat ganda ketika memasuki bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Padahal, dalam penjualannya jajanan tidak sehat ini hanya dihargai berkisar Rp. 300 hingga RP 500 rupiah dan menyasar pembeli anak-anak sekolah.

Baca Juga:  Jokowi Cegah Inflasi Pangan Dengan Penurunan Harga

Indra menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan uji laboratoriun pada sampel makanan kadaluarsa tersebut, sebab ditengarai juga mengandung bahan lain yang tidak boleh digunakan untuk produksi pangan.

“Warga harus hati-hati dalam memilih jajanan. Jangan tergiur harga murah,” imbau Indra.

Dari tangan para pelaku, Polisi menyita barang bukti hampir 50 bal jajanan kadaluarsa yang siap edar. Namun Polisi menduga, ratusan bal jajanan ilegal lain sudah terlanjur beredar di berbagai kota karena permintaan menjelang Ramadhan.

Baca Juga:  Wapres Jusuf Kalla: Data Pangan di Indonesia Bermasalah

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berbeda, di antaranya Pasal 134 jo Pasal 64 Ayat 1 UU RI Nomer 18, dan Pasal 135 jo Pasal 71 Ayat 2 Nomer 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Dan Ancaman hukumnya maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp 2 milliar,” tegas Indra. (za/tr)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: