HomeDaerahTangerang Raya

Walikota Tangsel Monortor Bersama Ribuan Masyarakat Batak

Walikota Tangsel Monortor Bersama Ribuan Masyarakat Batak

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Persatuan Masyarakat Batak (PMB) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Pesta Budaya Batak dan Festival Pasar Rakyat, dalam rangka perayaan HUT Tangsel ke-9 tahun di Lapangan Kecamatan Pamulang, Tangsel, pada Jum’at (24/11/2017).

Dengan mengusung tema “Semalam Di Tano Batak” ribuan masyarakat batak di Tangsel tumpah ruah untuk berpesta pora bersama sejumlah aparatur pemerintahan, dan tokoh masyarakat batak, diantaranya Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, Anggota DPR RI Sahat Silaban, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Tangsel Ledy MP Butar Butar, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahlia Nadaek¬†dan lima puak batak yang ada di Tangsel.

Sebelumnya, sedari pagi, acara Pesta Budaya Batak dan Festival Pasar Rakyat sudah berjalan. PMB pun, menyediakan 1 ton daging, puluhan karung beras, minyak, sembako dan lain sebagainya untuk dijual dengan harga yang relatif murah kepada masyarakat Tangsel. Selain itu terdapat 10 stand bazzar yang menyediakan berbagai macam kuliner dan asesoris batak. Sementara malam harinya, masyarakat batak semakin ramai memadati lapangan Kecamatan Pamulang.

Baca Juga:  Calon Kepala Daerah; Kapasitas dan Kapabilitas Utama, Cantik Jadi Nilai Tambah

Airin Rachmy Diany yang datang tampak anggung tersebut, melihat langsung proses pelantikan ketua PMB Tangsel yang pertama yakni Ucok A.H Siagian. Pada kesempatan tersebut, Ketua PMB Tangsel juga diberikan tongkat “Tunggal Panaluan” yang menandakan sebagai raja atau pemimpin.

Pemberian tongkat “Tunggal Panaluan” yang menandakan sebagai raja atau pemimpin, epada Ketua PMB Tangsel, Ucok A.H Siagian

Dalam sambutannya, Airin memberikan selamat kepada Ucok A.H Siagian yang dilantik menjadi ketua PMB Tangsel. Airin mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan modal bagi kita semua untuk terus berperan dalam proses pembangunan dan penataan kota. Ia pun mengapresiasi Ferstival Budaya Batak tersebut yang tanpa membedakan suku dan agama.

“Kita memang tidak bisa meminta untuk dilahirkan di mana dan kapan, laki atau perempuan, agama ini dan puak itu, akan tetapi tetap tujuan kita semua untuk tinggal di sini hingga nanti dan menata kota dan rumah kita bersama. Saya tunggu kembali kreasi dari masyarakat Batak dan ayo bekerja,” kata Airin.

Baca Juga:  Gagal Perbaiki Sistem Pendidikan di Tangsel, KNPI Desak Airin Turun Jabatan

Ditempat yang sama, Ketua PMB Tangsel Ucok A.H Siagian, mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, kegiatan Pesta Budaya Batak dan Festival Pasar Rakyat bertujuan untuk mengobati rasa rindu masyarakat Batak yang menetap di Tangsel atau yang sedang merantau di Tangsel.

“Kegiatan ini mengobati rindu warga Batak terhadap kampung halaman dan membuat kebanggaan dengan yel-yel saya bangga jadi orang batak. Selain itu pada kegiatan ini warga sangat antusias dan juga Ibu Wali Kota Tangsel menghargai karya malam ini karena kegiatan tersebut merupakan bangkitnya kebersamaan dan ini wujud dan konsep rumah kita bersama,” tukasnya.

Malam semakin larut, Wali Kota Tangsel serta tamu undangan pun turut Manortor bersama dengan ribuan masyarakat batak di Tangsel dan diiringi oleh Amigos Band. Tak hanya manortor bersama, Airin juga menyempatkan untuk menyumbangkan suara emasnya dengan menyanyikan lagu dangdut andalannya yakni Kopi Dangdut. (fn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0