oleh

Wayamato Dikepung Sampah Plastik

HALUT, SUARADEWAN.com – Mata Air di Desa Gura Kab Halut yang dinamakan Wayamato, selain menyimpan setumpuk cerita mistik dan memiliki keindahan, kini nasib mata Air tersebut menjadi tempat pembuangan sampah.

Tumpukan sampah berserakah, sampah plastik yang terbilang sangat banyak diduga berasal dari sampah Rumahan.

“Keberadaan sampah plastik sudah diduga lama, namun tidak ada langka pembersihan maupun pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat setempat, pemerintah Desa maupun Kabupaten” tutur Maman salah satu warga desa Gamsungi yang merasa resah melihat pemandangan yang tidak enak ketika berkunjung di Tanjung Pilawang.

Baca Juga:  Diduga, Musda KNPI Halut ada Intervensi Kepentingan

sampah plastik berserakan di Hutan Bakau serta Mata Air Desa Gura Kab Halut

Selain merusak pemandangan, bagi Maman keberadaan sampah di Mata Air yang termasuk dalam Hutan Bakau di Desa Gura akan merusak Ekosistem Ekosistem Lingkungan. Harapan Maman, Pemerintah Desa Gura, Kabupaten Halut dan Masyarakat setempat harus melakukan langka pencegahan dan pembersihan.

Kalau tidak, cerita mistik, sejarah dan keindahan Gura perlahan-lahan akan memudar sekalisgus menjadi Aib bagi Halut yang mengusung Halut sebagai Kab yang bersih. (aw)

Komentar

Berita Lainnya